Home » » Jaksa Geledah Kantor PT HNW Terkait Proyek Kementerian Pertanian

Jaksa Geledah Kantor PT HNW Terkait Proyek Kementerian Pertanian

Written By radar indo on Wednesday, July 17, 2013 | 5:47 PM

Plang nama PT Hidayah Nur Wahana
Plang nama PT Hidayah Nur Wahana (VIVAnews/ Daru Waskita)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Satuan Pidana Khusus Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor PT Hidayah Nur Wahana (HNW) yang berlokasi di Perumahan Griya Mutiara Blok A 2 Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY, Rabu 17 Juli 2013.
Penggeledahan  tim dari Kejagung ini terkait dugaan korupsi APBN tahun 2012 senilai lebih dari Rp200 miliar yang dilakukan oleh PT HNW sebagai pemenang tender pengadaan bibit tanaman dari Kementerian Pertanian tahun 2012.

Ketua Tim Penyidik Kejagung dalam kasus PT HNW Adi Nuryadi Sucipto, ditemui saat melakukan penggeledahan, mengatakan PT HNW hanya merealisasikan 63 persen dari dana yang dikucurkan APBN untuk pengadaan bibit tanaman.
“Dana yang harusnya dapat mencakup delapan provinsi di Sumatera diindikasi sebagian dikorupsi oleh PT HNW karena di lapangan seperti di Medan, Aceh , Riau dan sebagainya, dari jatah bibit tanaman yang diterima, tidak sesuai dengan kenyataan,” katanya.

Di Aceh misalnya, dari jatah bibit tanaman padi sebesar 200 ton, oleh PT HNW hanya direalisasikan 8 ton, dan sisanya tidak jelas hingga sekarang. “Untuk itulah Kejagung mengindikasi terjadi tindak pidana korupsi dalam pengadaan bibit tanaman PT HNW ini, yang kemudian merugikan keuangan negara ratusan miliar rupiah,” katanya.

Adi juga mengatakan, tersangka dalam kasus ini juga telah ditetapkan yakni berinisial S yang ditetapkan pada bulan Juli ini. Namun saat ditanya lebih detail mengenai peran S, apakah merupakan direktur PT HNW yakni Aulia Rahman Sutrisno ataukah Menteri Pertanian Suswono, Adi enggan menjelaskan.

Dalam penggeledahan yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB  hingga pukul 16.00 WIB tim dari Kejagung berhasil membawa sejumlah barang bukti tender tahun 2012 berupa berkas, rekapan lelang dalam CPU komputer, serta laporan keuangan tender. “Apa yang dibutuhkan oleh penyidik sebagai barang bukti telah didapatkan dari penggeledahan,” katanya. (umi)

Share this article :

Advertorial

Koleksi Cantik Titi Kamal

Xiaomi? Stock Terbatas

HD Display 2 Front Firing Speakers

Anda Kolektor Uang Kuno?

Vivall.TV Streaming

Total Reader

 
Support : Radar URL Stats ONLINE | Radar Flag Counter | twitter:@radar_indonesia
Copyright © 2013. Radar Indonesia News - All Rights Reserved
Template Created by radar-indo.com Published by radar-indo.com
Proudly powered by radar-indo.com