Home » » AWAS! PENIPUAN UNDIAN BERHADIAH POP MIE

AWAS! PENIPUAN UNDIAN BERHADIAH POP MIE

Written By radar indo on Wednesday, March 20, 2013 | 9:22 AM

Lembar pengesahan yang dibuat oleh penipu di POPMIE (Radar Indonesia)
Jakarta Radar Indonesia News (21/03/2013). Penipuan berkedok undian berhadiah kembali terjadi. Salah seorang korban, Joko ((nama samaran) mengaku telah tertpu oleh undian Pop Mie yang diselenggarakan atas nama PT. INDOFOOD.

Joko menuturkan bahwa peristiwa berawal dua minggu lalu saat seorang saudaranya yang berada di Tegal mendapatkan beberapa lembar kertas di dalam kemasan Pop Mie yang terdiri dari Surat Keterangan kepolisian Polda Metro Jakarta, rekomendasi pengumumuman dari PT.INDOFOOD INDONESIA yang berisi 8 item persyaratan dan ketentuan pengambilan hadiah. Selain itu terdapat panel kecil 1x2 cm bertuliskan no registrasi undian tersebut. Dalam rekomendasi ini tertulis bahwa undian ini didukung oleh RCTI, SCTV dan TV-ONE.

Tanpa ragu, Jokopun menghubungi nomor Suara Konsumen (021.70735556, 085285626888) yang tertera di panel kecil yang berada di dalam kemasan POPMIE.tersebut. Oleh suara konsumen itu Joko diminta untuk mentransfer uang sebesar Rp.1.500.000,- (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) ke no rekening 142501003170504 atas nama Marzuki Umar melalui Bank Mandiri.

Jokopun diminta untuk mentransfer uang untuk kedua kalinya sebesar Rp.5.750.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) sebagai jaminan pembuatan surat-surat perizinan ijin keluar mobil dari pihak kepolisian. Uang tersebut kemudian ditransfer melalui Bank BRI Slawi dengan no dan atas nama yang sama, Marzuki Umar.

Bukti tranfsfer Mandiri & BRI (Dok.Radar Indonesia)
Joko baru menyadari ketika bertemu seorang teman di Jakarta. Joko bercerita bahwa dia akan mentransfer uang Rp. 8.500.000,- (Delapan Juta Lima Ratu Ribu Rupiah) sebagai biaya pengambilan hadiah mobil dari POPMIE. Serta merta teman Joko mencurigai adanya penipuan di lembar POPMIE itu dan melarang Joko mentransfer uang sebesar Rp. 8.750.000,- itu.

Sahabat Joko menyarankan untuk memberi uang sebesar Rp. 8.750.000,- itu secara langsung kepada Marzuki Umar. Namun upaya ini tidak ditanggapi secara baik karena mereka sadar bahwa upaya penipuan yang dilakukan itu telah diketahui. Meskipun dibujuk bahwa uang sebesar 8.750.000,- itu sudah di tangan dan akan diberikan langsung di suatu tempat, pihak penipu tidak bergeming. Katanya, harus ditransfer dan bukti ransfer itu yang akan disetujui oleh pihak kepolisian untu mengambil hadiah.

Hingga kini, Marzuki Umar tidak pernah muncul untuk mengambil sisa uang sebesar Rp.8.750.000,- itu secara langsung dan mungkin dia telah sadar bahwa penipuan yang dilakukannya itu telah terbaca.

Dari penipuan ini, pihak Indofood semestinya bertindak lebih arif dengan merapikan kemasan sehingga tidak mudah diubah untuk kepentingan apapun. Indofood hendaknya juga mensosialisasikan apapun yang terkait dengan undian sehingga masyarakat mendapat infomasi yang jelas./f/




Share this article :

Advertorial

Koleksi Cantik Titi Kamal

Xiaomi? Stock Terbatas

HD Display 2 Front Firing Speakers

VNC Indonesia

Vivall.TV Streaming

Total Reader

 
Support : Radar URL Stats ONLINE | Radar Flag Counter | twitter:@radar_indonesia
Copyright © 2013. Radar Indonesia News - All Rights Reserved
Template Created by radar-indo.com Published by radar-indo.com
Proudly powered by radar-indo.com