Advertorial

Latest Post

Masyarakat Kampung Pa’batteang Ciptakan Ragam Kemajuan Bersama PNPM

Written By radar indo on Thursday, July 31, 2014 | 10:37 AM

Sektor religius yang tersentuh PNPM. (Dok Radar Indonesia News)
RADAR-INDO.COM, SELAYAR - Sinergitas dan harmonisasi hubungan antara institusi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan lembaga Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan atau rural PNPM yang mulai dilaksanakan pada tahun 1998 lima belas tahun lalu, terlihat semakin nyata dan dirasakan manfaat keberadaannya oleh sejumlah warga masyarakat pedalaman terpencil.

Peran serta PNPM dalam program percepatan pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan perlahan mulai menghapuskan kesan kesenjangan di tengah-tengah lingkungan kehidupan masyarakat pedalaman terpencil yang nyaris tidak pernah merasakan sentuhan perhatian pemerintahnya.

Kontribusi nyata Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan ikut dirasakan oleh warga masyarakat Dusun Pa’batteang, Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki yang dalam beberapa tahun terakhir turut mendapatkan sentuhan anggaran pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana fisik dimulai dari pembangunan gedung taman kanak-kanak dan gedung pertemuan yang keseluruhan kegiatannya dipusatkan di lingkungan Bolakang.

Dilain sisi,  program nasional pemberdayaan masyarakat perdesaan sebagai lembaga yang terbentuk dari.....hadir memanivestasikan kebijakan Pasal 28 H sebagaimana amandemen Undang-Undang Dasar 1945 terutama dalam rangka untuk mendukung terciptanya lingkungan kehidupan yang baik dan sehat bagi masyarakat kampung Pa’batteang melalui program pembangunan satu unit bak penampungan air bersih berukuran 3 x 3 x 2 M.

Program pembangunan bak penampungan air  yang merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan penyehatan lingkungan ini dibangun dari dana BLM  Ta. 2012 senilai Rp. 36.785.300 dengan sokongan dana swadaya masyarakat sebesar Rp. 3.000.000. 

Pemanfaatan bak penampungan air bersi ini telah diresmikan secara langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Syahrir Wahab, MM sebagai wujud dukungan nyata pemkab setempat terhadap kegiatan program air minum dan penyehatan lingkungan yang dirintis PNPM Perdesaan dengan mengusung Motto, “Bangga Membangun Desa”.  

Penerapan program air minum dan penyehatan lingkungan yang direfleksikan PNPM melalui kegiatan pembangunan bak air bersih di Dusun Pa’batteang ini pun turut mendapatkan dukungan apresiasi dari Ditjen Pemberdayaan masyarakat dan Kementrian Dalam Negeri.

Program pembangunan pos siskamling dan taman segitiga didesign sedemikian rupa dalam rangka untuk mendukung terciptanya lingkungan kehidupan tempat tinggal yang layak dan sehat setelah terbangunnya bak penampungan air bersih rintisan bersama antara program nasional pemberdayaan masyarakat perdesaan dan masyarakat kampung Pa’batteang.

Keberpihakan terhadap peningkatan pembangunan infrastruktur perdesaan juga terus ditunjukkan Pemerintah kabupaten Kepulauan Selayar melalui jalinan sinergitas kerjasama dengan instansi non Otoda, sepertihalnya, Kantor Kementerian Agama.

Rangkaian kerjasama tersebut salah satunya ditunjukkan melalui program pembangunan sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bontomate’ne lengkap bersama dengan tiga unit bangunan ruang kelas baru (RKB) tambahan yang berada dibawah naungan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar.

Keberadaan sekolah ini sendiri diharapkan untuk dapat mendukung terwujudnya siswa yang bertaqwa, berahlaq mulia dan mampu mengaktualisasikan diri dalam kehidupan masyarakat  dan lingkungan sekitarnya.

Selain terus memacu pembangunan di bidang infrastruktur dan sarana prasarana fisik perdesaan, pemerintah kabupaten Kepulauan Selayar juga tak luput menumbuh kembangkan sektor perekonomian rakyat  melalui pemberdayaan koperasi serba usaha  (KSU) Bhineka Tunggal Ika Dusun Pa’batteang sebagai salah satu pilot project pembangunan daerah.

Pembangunan di sektor religius sendiri diwujudkan bersama antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui perampungan Masjid Nurul Yaqin Kampung Pa’batteang yang pada bulan suci Ramadhan dan shalat Idul Fitri  tahun ini sudah dapat dimanfaatkan sebagai lokasi sholat Id. (fadly syarif)

Raffi Ahmad Masih Ngebet Cari Gratisan Pre-Wedding dengan Nagita



RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - nampaknya santai soal foto pre-weddingnya dengan . Alasannya karena Raffi mengharapkan dapat tawaran dari pihak sponsor.

"Foto prewed ini masih sampe sekarang tunggu fotografer sponsor," sahut Raffi. "Kalau nggak ada kita seadanya aja deh."

Belum diketahui apakah Raffi hanya sekedar bergurau ketika berharap gratisan dari sponsor. Pasalnya mantan itu juga dikenal sebagai salah satu artis yang cukup kaya.

Awal Juni lalu, Raffi juga sempat mengungkap harapan kalau pernikahannya nanti bisa disponsori. "Kalau bisa nikah pakai sponsor deh, cari yang bisa meringankan," katanya.

Menurut rencana, pernikahan Raffi dan Gigi akan digelar Oktober. Sempat beredar isu kalau pernikahan akan berlangsung di pulau. Namun ibu Raffi, Amy Qanita, langsung menyangkal. (wk/ri)

Berada di Mekkah Buat Syahrini Cuek Soal Memenya Sebagai 'Tumpeng'

RADAR-INDO.COM, JAKARTA -  mengabaikan ledekan orang seputar busana muslimnya saat umroh. Padahal sejak foto Syahrini memakai busana hitam diunggah 28 Juli lalu, meme dirinya mirip tumpeng, potongan pizza ataupun hingga seperti Segitiga Bermuda, beredar luas di jejaring sosial.

Rekan duet Rully Tampubolon di "Cinta Sendirian" itu justru lebih antusias membahas pengalamannya di Mekkah. Ia merasa betah berada di Tanah Suci dan mendekatkan diri pada Tuhan selama Lebaran.

"Aku bahagia di sini, rasanya tidak ingin pulang," kata Syahrini. "Mamaku dan adik juga merasakan kebahagiaan yang luar biasa, bisa Lebaran di Mekkah. Alhamdulillah."

Syahrini dan keluarga juga berkesempatan untuk berkenalan dengan jemaah muslim dari negara lain salah satunya Yordania. Menjelang ulang tahun ke-34, 1 Agustus, penyanyi asal Bogor itu memang semakin bijak dalam menyikapi banyak hal.

"Silaturahmi dengan saudara-saudara dari berbagai belahan dunia, salah satunya dengan teman-teman dari Yordania ini. Sampai kadang harus menggunakan Google Translate untuk bisa paham apa yang mereka maksud atau untuk menyampaikan apa yang ingin kita katakan," tuturnya. "Tapi alhamdulillah silaturahminya malah jadi akrab dan lucu aja ngobrolnya." /(wk-ri)

Pesan Untuk Anakku Saat Usiaku Senja Nanti


RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Saat masih muda dan kuat, ayah dan ibu mencurahkan semua tenaga, waktu dan pikirannya untuk menjaga keluarga. Menjaga kelangsungan hidup dan menjaga anak-anaknya. 

Seiring waktu berjalan, kita semakin dewasa dan tangguh. Kekuatan yang dimiliki oleh ayah dan ibu berpindah ke dalam tubuh muda kita. Sekarang, coba sisihkan waktu kita di sela-sela kesibukan yang kita miliki. Tidak sampai lima menit, untuk mendengarkan suara hati mereka yang tak terucapkan.


Ladies, ayah dan ibu akan menua. Mereka akan lebih lamban, lemah dan pelupa. Semua manusia yang berasal dari bayi, saat menua pun kadang akan kembali seperti bayi. Lalu, maukah kita merawat dan menjaga mereka yang pernah membesarkan kita saat masih bayi?

Repotkah bila kita bersabar seperti bagaimana mereka bersabar untuk mengasuh dan menjawab semua pertanyaan dan celoteh yang kita ungkapkan? Maukah kita menemani mereka dalam masa-masa tuanya, seperti ketika mereka menyempatkan diri di antara kesibukan untuk melihat dan menemani kita bermain hanya agar kita senang?

Sesibuk dan sesukses apapun kita saat ini, jangan lupakan ayah dan bunda. Mereka yang selalu ada atau tak selalu ada namun tak pernah berhenti memikirkan kita dalam doa-doanya. Luangkan waktu sejenak untuk mendengarkan atau memberi mereka sebuah pelukan. Untuk menghapus kesendirian di masa-masa tua mereka. /(vem-rin)

Doktrin Aliran Syiah yang Paling Berbahaya

aliran syiah dan islam


RADAR-INDO.COM,JAKARTA - Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Salah satu diantara aqidah syiah yang paling berbahaya adalah doktrin taqiyah. Taqiyah dalam ajaran syiah adalah upaya berbohong dalam rangka menyembunyikan jati diri ketika dalam kondisi Syiah minoritas. Baik untuk tujuan menjaga diri dari gangguan luar atau untuk menimbulkan kesamaran di tengah masyarakat tentag hakekat syiah atau untuk menyudutkan lawan syiah.

Taqiyah dilakukan dengan cara menampakkan sesuatu berbeda dengan apa yang ada dalam hatinya. Ungkapan lainnya artinya nifaq dan menipu, sebagai usaha mengelabui atau mengecoh manusia. Dengan bahasa yang lebih ringkas, taqiyah hakikatnya adalah berdusta.

Taqiyah, Rukun Penting dalam Agama Syiah

Taqiyah menjadi ajaran penting dalam agama Syi’ah. Para tokoh syiah membuat berbagai riwayat dusta atas nama ahlul bait, untuk memotivasi umat Syiah agar melakukan taqiyah. Taqiyah mereka jadikan prinsip hidup yang tidak terpisahkan dalam ajaran syiah. Berikut beberapa riwayat dusta atas nama ahlul bait, tentang pentingnya Taqiyah,

Pertama, taqiyah bagian dari agama
Keterangan Al-Kulaini, tokoh syiah ini meriwayatkan dari Ja’far As-Shadiq,
التقية من ديني ودين آبائي ولا إيمان لمن لا تقية له
“Taqiyah bagian dari agamaku dan agama bapak-bapakku. Tidak ada iman bagi orang yang tidak melakukan taqiyah.”

Dia juga meriwayatkan dari Abdullah bin Ja’far,
إن تسعة أعشار الدين في التقية , ولا دين لمن لا تقية له
“Sesungguhnya sembilan persepuluh (90%) bagian agama adalah taqiyah. Tidak ada agama bagi orang yang tidak melakukan taqiyah.”
[Ushul Al-Kafi 2/217, Biharul Anwar 75/423, dan Wasail Syiah 11/460].

Kedua, taqiyah merupakan akhlak paling mulia
Keterangan At-Thusi. Dalam bukunya Al-Amali, dia meriwayatkan dari Ja’far,
ليس منا من لم يلزم التقية , ويصوننا عن سفلة الرعية
“Bukan bagian dariku, orang yang tidak menekuni taqiyah, dan tidak melindungi kami dari rakyat jelata.”
Kemudian dalam Al-Ushul Al-Ashliyah, At-Thusi juga meriwayatkan dari Imam Al-Baqir, bahwa beliau ditanya, ‘Siapakah manusia yang paling sempurna?’ Jawab Imam Al-Baqir,
أعلمهم بالتقية … وأقضاهم لحقوق إخوانه

 “Orang yang paling tahu tentang taqiyah.. dan yang paling sempurna dalam menunaikan hak saudaranya.”
Juga diriwayatkan dari Al-Baqir,
أشرف أخلاق الأئمة والفاضلين من شيعتنا استعمال التقية
“Akhlak paling mulia dari para imam dan orang-orang penting dari kelompok kami adalah melakukan taqiyah.”

Kemudian, dalam kitab Al-Mahasin, dari Habib bin Basyir, dari Abu Abdillah,
لا والله ما على الأرض شيء أحب إلي من التقية، يا حبيب إنه من له تقية رفعه الله يا حبيب من لم يكن له تقية وضعه الله
“Demi Allah, tidak ada di muka bumi ini, sesuatu yang lebih aku cintai melebihi taqiyah. Wahai Habib, orang yang melakukan taqiyah, Allah akan angkat derajatnya. Wahai Habib, siapa yang tidak melakukan taqiyah, akan Allah rendahkan.”

Ketiga, taqiyah hukumnya wajib, meninggalkan taqiyah = meninggalkan shalat
Tokoh Syiah Ibnu Babawaih mengatakan,
اعتقادنا في التقية أنها واجبة من تركها بمنزلة من ترك الصلاة

“Keyakinan kami tentang taqiyah, bahwa taqiyah itu wajib. Siapa yang meninggalkan taqiyah, seperti orang yang meninggalkan shalat.” (Al-I’tiqadat, hlm. 114).
Untuk mendukung keterangannya, dia tidak malu untuk berdusta atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dengan menyantumkan hadis palsu,
تارك التقية كتارك الصلاة

“Orang yang meninggalkan taqiyah, sama dengan orang yang meninggalkan shalat.”
[Simak Jami’ Al-Akhbar, hlm. 110 dan Bihar Al-Anwar, 75/412]

Ketika Bohong Menjadi Prinsip Agama

Apa yang bisa anda simpulkan, ketika bohong kebiasaan hidup seseorang atau menjadi prinsip hidup seseorang. Anda tentu yakin, orang ini akan selalu diwaspadai oleh rekan dan lingkungannya. Karena dia bisa menipu siapapun, kapanpun dan di manapun.

Bagi syiah, taqiyah (baca: berbohong) tidak semata menjadi prinsip hidup. Lebih dari itu, mereka meyakini, taqiyah merupakan amal sholeh yang menjadi sumber pahala. Berbohong demi syiah mereka anggap sebagai amal ibadah mulia yang akan meningkatkan derajatnya.

Mereka bisa memiliki 1000 wajah untuk mengelabuhi masyarakat tentang siapakah sejatinya syiah. Mereka bisa berdusta dan berbohong, kapanpun dan dimanapun, demi pencitraan syiah. Mereka bisa berbohong untuk membangun opini positif di mata publik tentang Iran. Mereka tidak segan berdusta, untuk menarik simpati kaum muslimin terhadap syiah. Mereka bisa berdusta untuk menciptakan kesan, syiah adalah kelompok minoritas yang tertindas. Mereka juga tidak segan berdusta, menampakkan perlawanan terhadap Zionis yahudi di mata dunia, meskipun sejatinya mereka sendiri seperti yahudi.

Siapa sasarannya?
Tentu saja bukan kepada sesama syiah. Bohong ini mereka arahkan kepada kelompok yang mereka anggap sebagai musuh besar syiah, yaitu kaum muslimin ahlus sunnah wal jamaah. Kami, anda, dan seluruh kaum muslimin yang bukan syiah adalah sasaran utama kebohongan taqiyah itu.
Itulah yang menjadi landasan Khomaini untuk memobilisasi masa. Dia menekankan kepada para pengikutnya, kaum muslimin selain syiah sama sekali tidak memiliki kehormatan, layaknya orang kafir. Menipu mereka atau bahkan menumpahkan darah mereka adalah tindakan mulia yang layak dilakukan semua orang syiah.
Dalam bukunya Al-Makasib Al-Muharramah, Khomaini mengatakan,
فلا شبهة في عدم احترامهم، بل هو من ضروري المذهب كما قال المحققون، بل الناظر في الأخبار الكثيرة في الأبواب المتفرقة لا يرتاب في جواز هتكهم والوقيعة فيهم، بل الأئمة المعصومون أكثروا في الطعن واللعن عليهم، وذكر مساويهم… والظاهر منها جواز الافتراء والقذف عليهم.
“Tidak ada lagi keraguan, bahwa mereka (ahlus sunah), tidak memiliki kehormatan. Bahkan itu bagian prinsip penting dalam madzhab syiah, sebagaimana yang disampaikan ulama. Orang yang mempelajari berbagai riwayat yang banyak dalam berbagai kajian yang berbeda, tidak akan ragu tentang bolehnya merusak mereka dan menyakiti mereka. Bahkan para imam maksum, sangat sering mencela, melaknat, serta menghina mereka (ahlus sunah)….dan yang zahir, boleh membuat kedustaan dan melemparkan kedustaan kepada mereka”
[Al-Makasib Al-Muharramah, Al-Khumaini, Muassasah Ismailiyan, cet. Ketiga, 1410 H. Jilid 1, hlm. 251 – 252].

Hal yang sama juga disampaikan Al-Khou’i – salah satu tokoh syiah yang sangat membenci ahlus sunah – ,
… وأما هجو المخالفين أو المبدعين في الدين فلا شبهة في جوازه؛ لأنه قد تقدم في مبحث الغيبة، أن المراد بالمؤمن هو القائل بإمرة الإثني عشر (عليهم السلام)، … ومن الواضح أن ما دل على حرمة الهجو مختص بالمؤمن من الشيعة، فيخرج غيرهم عن حدود حرمة الهجو موضوعاً…. أنه قد تقتضي المصلحة الملزمة جواز بهتهم والإزراء عليهم، وذكرهم بما ليس فيهم افتضاحاً لهم، والمصلحة في ذلك استبانة شؤونهم لضعفاء المؤمنين، حتى لا يغتروا بآرائهم الخبيثة

“Menghina kaum yang menyimpang atau para pelaku bid’ah dalam agama (ahlus sunah), tidak samarnya, hukumnya boleh. Sebagaimana pembahasan ghibah yang telah lewat, bahwa yang dimaksud orang mukmin adalah mereka yang mengikuti prinsip kepemimpinan imam dua belas ‘alaihimus salam,… dan sangat jelas, dalil yang menunjukkan larangan menghina, hanya tertuju kepada orang syiah yang beriman. Sehingga tidak termasuk selain syiah, mereka di luar batas larangan penghinaan.… Berdasarkan tuntutan kemaslahatan yang kuat, boleh memfitnah mereka, melemparkan kedustaan kepada mereka, menyebutkan kesalahan yang tidak mereka lakukan, untuk mempermalukan mereka. Bentuk maslahat dalam hal ini adalah membeberkan keadaan buruk mereka, mengingat kaum muskminin (baca: Syiah) masih lemah. Sehingga syiah yang lemah iman ini tidak tertipu dengan pemikiran buruk mereka…”

[Misbah Al-Faqahah, Al-Khou’i, penerbit Al-Ilmiah, Qom, cet. Pertama, jilid 1, hlm. 700 – 701].
Allahul musta’an, seperti itulah kebencian mereka terhadap kaum muslimin. Berlindunglah kepada Allah, agar anda tidak menjadi salah satu korban kekejaman mereka.

Peringatan Ulama tentang Kedustaan Syiah

Memahami kenyataan prinsip taqiyah, para ulama kaum muslimin sejak masa silam telah mengingatkan penipuan mereka. Mereka menolak informasi dari syiah, karena memiliki sifat dasar: pembohong. Berikut pernyataan mereka,

1. Keterangan Imam Malik
Asyhab – ulama Malikiyah – mengatakan,
سئل مالك عن الرافضة ؟ قال لا نكلمهم ولا نروي عنهم فإنهم يكذبون
“Imam Malik ditanya tentang rafidhah (syiah). Jawaban beliau: “Kami tidak mau bicara dengan mereka, tidak meriwayatkan dari mereka, karena mereka suka berdusta.”

2. Keterangan Imam As-Syafii
Diriwayatkan oleh Harmalah – salah satu murid Imam As-Syafii –,
سمعت الشافعي يقول لم أر أشهد بالزور من الرافضة
“Saya mendengar As-Syafii mengatakan, ‘Saya belum pernah mengetahui ada kelompok yang paling mudah berdusta melebihi rafidhah (syiah).”

3. Yazid bin Harun Al-Wasithi – salah satu ulama tabi’ tabiin – mengatakan,
يكتب عن كل صاحب بدعة إذا لم يكن داعية إلا الرافضة فإنهم يكذبون
“Boleh ditulis semua hadis dari pelaku bid’ah, selama dia bukan tokohnya. Kecuali rafidhah, karena mereka suka berdusta.”
[Simak 3 keterangan di atas dalam An-Nukat ‘ala Muqadimah Ibnu Sholah, Az-Zarkasyi, 3/399 dan Tadribur Rawi, As-Suyuthi, 1/327].

4. Syarik bin Abdillah – seorang Qadhi Kufah di zaman Imam Abu Hanifah – mengatakan,
أحمل العلم عن كل من لقيت إلا الرافضة فإنهم يضعون الحديث ويتخذونه دينا
“Saya menimba ilmu (hadis) dari setiap orang yang saya jumpai, kecuali rafidhah (syiah). Karena mereka memalsu hadis dan menjadikannya sebagai aturan agama.” (Tadribur Rawi, As-Suyuthi, 1/327).

5. Bahkan hanya sebatas mencela sahabat, hadisnya sudah tidak boleh diterima, karena diduga syiah. Itulah kehati-hatian yang dilakukan Ibnul Mubarok – gurunya Imam Bukhari –, beliau mengatakan,
لا تحدثوا عن عمرو بن ثابت فإنه كان يسب السلف
“Janganlah kalian mengambil hadis dari Amr bin Tsabit. Karena dia melaknat para sahabat.” (Tadribur Rawi, As-Suyuthi, 1/327).

6. Syaikhul Islam mengatakan
وقد اتفق أهل العلم بالنقل والرواية والإسناد على أن الرافضة أكذب الطوائف والكذب فيهم قديم ولهذا كان أئمة الإسلام يعلمون امتيازهم بكثرة الكذب

“Para ulama sepakat, berdasarkan nukilan, riwayat, dan sanad, bahwa rafidhah (syiah) adalah kelompok paling pendusta. Dan dusta bagi mereka, ada sejak masa silam. Karena itu, para ulama islam mengenal ciri khas mereka dengan banyaknya berdusta.” Selanjutnya, Syaikhul Islam menyebutkan beberapa riwayat di atas. (Minhaj As-Sunah An-Nabawiyah, 1/59).

7. Keterangan lainnya dari Ibnu Hazm, dalam karyanya tentang firqah dan kelompok-kelompok yang menisbahkan dirinya kepada islam,

… إنما هي فرق حدث أولها بعد موت النبي صلى الله عليه وسلم بخمس وعشرين سنة …وهي طائفة تجري مجرى اليهود والنصارى في الكذب والكفر

Rafidhah (syiah) adalah kelompok yang pertama kali muncul 25 tahun setelah meninggalnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam… dan itulah kelompok yang sangat persis denga Yahudi dan Nasrani dalam hal berdusta dan melakukan kekufuran. (Al-Fashl fi Al-Milal wa Al-Ahwa wa An-Nihal, Ibnu Hazm, 1/176).

Atas Nama Ahlul Bait

Selanjutnya anda bisa menilai klaim mereka sebagai pengikut ahlul bait. Anda bisa menilai kebenaran pengakuan mereka sebagai pemilik riwayat dari Ahlul Bait.

1. Mungkinkah ahlul bait mengajarkan kawin kontrak (nikah mut’ah) yang sama sekali tidak berbeda dengan zina?

Sebagai referensi penilaian, anda bisa simak aturan nikah mut’ah dan tarifnya di Iran:

2. Mungkikah ahlul bait mengajarkan kaum muslimin untuk melaknat Abu Bakar, Umar, Utsman, A’isyah, dan istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lainnya?

Sebagai referensi penilaian, anda bisa pelajari:

3. Mungkinkah ahlul bait mengajarkan doktrin bahwa Al-Quran telah berubah? Mungkinkah mereka masih menyimpan Al-Quran, dan tidak diajarkan kepada kaum muslimin yang lainnya dan hanya dimiliki syiah.
Sebagai referensi, anda bisa pelajari,

4. Mungkinkah ahlu bait mengajarkan kultus kepada para Imam, dan orang shaleh. Sampai memposisikan mereka layaknya Tuhan.

5. Dan mungkinkah ahlul bait mengajarkan umat untuk rajin berdusta?? Sehebat apapun penipu, dia tidak akan pernah mau ditipu.
Masih ada segudang keyakinan aneh syiah, yang dia klaim sebagai ajaran ahlul bait. Anda bisa pelajari di:
  • www.hakekat.com
  • www.syiahindonesia.com

Penjelasan Syiah lebih Ilmiah?

Karena itu, sungguh aneh ketika ada orang yang menjadikan keterangan syiah sebagai referensi yang dihargai. Bagaimana mungkin, pendusta dan pembohong bisa menjadi rujukan dalam informasi. Terlebih di saat musim ketegangan antara kaum muslimin dan kelompok syiah.

Lebih menyedihkan lagi, ketika ada orang yang tertipu dan menganggap keterangan tokoh syiah lebih ilmiah. Anda boleh geleng kepala… bohong, dianggap ilmiah. Sayangnya, mereka yang tertipu dengan kebohongan syiah kebanyakan dari kalangan civitas akademik universitas-universitas ‘islam’ (dalam tanda kutip) di Indonesia.

Sebagai contoh, anda bisa saksikan, bagaimana upaya pembelaan mereka terhadap kekejaman pemerintahan Basyar, yang membantai kaum muslimin Suriah.

Beberapa klaim yang sering kita dengar, yang mengunggulkan syiah,
1. Syiah penganut ahlul bait
2. Sunni mendapat riwayat dari sahabat, dan syiah mendapat riwayat dari ahlul bait
3. Iran musuh besar Amerika & Zionis Yahudi
4. Iran memiliki bom nuklir yang membuat Amerika & Zionis Yahudi gentar
5. Iran & Syiah, musuh barat – pembebas palestina
6. Iran negera islam makmur & berperadaban
7. Iran pemimpin peradaban islam dunia
8. Perjuangan sang revolusioner ayatollah Khumaini
9. Ahmadi Nejad, pemimpin muslimin dunia yang rendah hati
10. Al-Quran kita sama

Dan sejuta klaim lainnya. Namun sayang, banyak orang yang rela untuk jadi korban kedustaan mereka. Semoga kita tidak termasuk…

Kang Jalal Berdusta

Jika anda mendengar kalimat ini maka benarkanlah. Tokoh sentral syiah indonesia ini, sering sekali menukil dalil atau keterangan ulama dengan cara serampangan. Tidak lain, dalam rangka mengelabuhi masyarakat tentang hakekat syiah. Sekalipun harus memlintir ayat Al-Quran atau hadis, atau keterangan ulama. Yang penting, syiah menang.

Sudah saatnya anda buang jauh-jauh citra orang ini, agar anda tidak termasuk korban penipuannya.

Buku-buku Syiah

Pernahkah anda mendapatkan buku syiah dijual bebas di pasaran? Pernahkah anda membeli referensi asli syiah beredar di toko-toko buku? Bagian ini yang mungkin sering kita lupakan. Mengapa mereka begitu merahasiakan buku-buku dan referensi asli mereka? Informasi dari beberapa rekan yang ingin mencari fakta, merasa kesulitan untuk mendapatkan buku asli karya ulama-ulama syiah Iran. Itulah sikap eksklusif Iran. Dia jauh lebih tertutup dibandingkan Amerika. Seolah, pemerintah Iran berusaha menutup rapat, jangan sampai kaum muslimin dunia mempelajari aqidah, doktrin dan ajaran Syiah Iran. Kecuali jika kita telah menjadi syiah. Kita bisa dengan mudah mendapatkan referensi asli mereka. Tapi sekali lagi…, jika otak kita sudah terinstal program syiah.

Ini berbeda dengan Saudi. Pemerintah Saudi sangat gencar menyebarkan buku-buku gratis ajaran islam yang didakwahkan di Saudi kepada umumnya masyarakat. Mereka begitu terbuka di hadapan kaum muslimin. Seolah Saudi ingin berteriak kepada kaum muslimin, silahkan pelajari seluruh aqidah, doktrin dan ajaran kami. Dan silahkan memberikan penilaian, apakah ajaran kami sesat ataukah sesuai Al-Quran dan sunah. Anda bisa menilai, jika memang prinsip beragama yang diajarkan oleh pemerintah Saudi itu sesat, mereka akan berusaha merahasiakannya, sebagaimana yang dilakukan pemerintah Iran terhadap ajaran Syiah.

Buka Kedok dengan Referensi Asli

Karena itu, ketika seseorang hendak debat dengan syiah, dia wajib mempelajari buku-buku syiah. Referansi asli yang ditulis oleh tangan-tangan tokoh syiah. Tanpa ini, dia hanya akan menjadi bahan tipuan orang syiah yang menjadi lawan debatnya. Sebagaimana yang pernah terjadi pada salah satu dai di Jogja, hingga akhirnya dia mengikuti Syiah.

Dengan buku asli, ketahuan kedoknya. Di situlah syiah tidak bisa mengelak. Mereka tidak bisa mengelabuhi. Karena wajah asli syiah, ada dalam karya tokoh aliran sesat ini. Sekalipun sejuta kemunafikan untuk menutupi dirinya, dia tidak akan bisa mengelak jika ditunjukkan ucapan tokohnya.

Sungguh betapa capeknya dakwah melawan syiah. Karena doktrin yang paling berbahaya yang mereka miliki: taqiyah, yang hakekatnya adalah kemunafikan. Semoga Allah melindungi kita dari kelompok munafik, yang menjadi musuh dalam selimut bagi kaum muslimin ini.
Allahu a’lam/Ustadz Ammi Nur Baits

15 Ciri Pengikut Aliran Syiah

ciri aliran syiah


RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Indonesia tengah menjadi target misionaris Syi’ah besar-besaran. Hingga kini banyak pengikutnya berada di berbagai wilayah Indonesia, terutama di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

Jumlah penganut Syiah di Indonesia Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin Rakhmat, pernah mengatakan kisaran jumlah penganut Syiah di Indonesia , “Perkiraan tertinggi, 5 juta orang. Tapi, menurut saya, sekitar 2,5 jiwa,” kata Kang Jalal, sapaan Jalaluddin Rakhmat. Pemeluk Syiah, kata Kang Jalal melanjutkan, sebagian besar ada di Bandung, Makassar, dan Jakarta. Selain itu, ada juga kelompok Syiah di Tegal, Jepara, Pekalongan, dan Semarang; Garut; Bondowoso, Pasuruan, dan Madura.

Diperkirakan, kebanyakan dari mereka sedang melakukan taqiyah dalam rangka melindungi diri dari kaum muslimin. Mereka bertaqiyah dalam rangka mengelabuhi kaum muslimin, sehingga bisa menarik simpati banyak orang terhadap syiah. Keterangan selengkapnya bisa anda pelajari di: Doktrin Aliran Syiah yang Berbahaya

Menurut Ali Muhammad Ash Shalabi, taqiyah dalam Syiah ada empat unsur pokok ajaran;
  • PERTAMA, Menampilkan hal yang berbeda dari apa yang ada dalam hatinya.
  • KEDUA, taqiyah digunakan dalam berinteraksi dengan lawan-lawan Syiah.
  • KETIGA, taqiyah berhubungan dengan perkara agama atau keyakinan yang dianut lawan-lawan syiah.
  • KEEMPAT, digunakan di saat berada dalam kondisi mencemaskan
Kemudian, menurut Syaikh Mamduh Farhan Al-Buhairi di Majalah Islam Internasional Qiblati, ciri-ciri pengikut Syi’ah sangat mudah dikenali, kita dapat memperhatikan sejumlah cirri-ciri berikut:
  1. Mengenakan songkok hitam dengan bentuk tertentu. Tidak seperti songkok yang dikenal umumnya masyarakat Indonesia, songkok mereka seperti songkok orang Arab hanya saja warnanya hitam.
  2. Tidak shalat jum’at. Meskipun shalat jum’at bersama jama’ah, tetapi dia langsung berdiri setelah imam mengucapkan salam. Orang-orang akan mengira dia mengerjakan shalat sunnah, padahal dia menyempurnakan shalat Zhuhur empat raka’at, karena pengikut Syi’ah tidak meyakini keabsahan shalat jum’at kecuali bersama Imam yang ma’shum atau wakilnya.
  3. Pengikut Syi’ah juga tidak akan mengakhiri shalatnya dengan mengucapkan salam yang dikenal kaum Muslimin, tetapi dengan memukul kedua pahanya beberapa kali. Anda bisa saksikan videonya di:
  4. Pengikut Syi’ah jarang shalat jama’ah karena mereka tidak mengakui shalat lima waktu, tapi yang mereka yakini hanya tiga waktu saja.
  5. Mayoritas pengikut Syi’ah selalu membawa At-Turbah Al-Husainiyah yaitu batu/tanah (dari Karbala – redaksi) yang digunakan menempatkan kening ketika sujud, bila mereka shalat tidak didekat orang lain.
  6. Jika Anda perhatikan caranya berwudhu maka Anda akan dapati bahwa wudhunya sangat aneh, tidak seperti yang dikenal kaum Muslimin.
  7. Anda tidak akan mendapatkan penganut Syi’ah hadir dalam kajian dan ceramah Ahlus Sunnah.
  8. Anda juga akan melihat penganut Syi’ah banyak-banyak mengingat Ahlul Bait; Ali, Fathimah, Hasan dan Husain radhiyallahu anhum. Dzikir mereka tidak lagi menyebut nama Allah, tapi menyebut nama Husain atau Fatimah atau ahlul bait lainnya.
  9. Mereka juga tidak akan menunjukkan penghormatan kepada Abu Bakar, Umar, Utsman, mayoritas sahabat radhiyallahu anhum dan para istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  10. Pada bulan Ramadhan penganut Syi’ah tidak langsung berbuka puasa setelah Adzan maghrib; dalam hal ini Syi’ah berkeyakinan seperti Yahudi yaitu berbuka puasa jika bintang-bintang sudah nampak di langit, dengan kata lain mereka berbuka bila benar-benar sudah masuk waktu malam. (mereka juga tidak shalat tarwih bersama kaum Muslimin, karena menganggapnya sebagai bid’ah).
  11. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk menanam dan menimbulkan fitnah antara satu kelompok kaum muslimin dengan kelompok lainnya, sementara itu mereka mengklaim tidak ada perselisihan antara mereka dengan sunni. Ini tentu tidak benar.
  12. Anda tidak akan mendapati seorang penganut Syi’ah memegang dan membaca Al-Qur’an kecuali jarang sekali, itu pun sebagai bentuk taqiyyah (kamuflase), karena Al-Qur’an yang benar menurut mereka yaitu al-Qur’an yang berada di tangan al-Mahdi yang ditunggu kedatangannya.
  13. Orang Syi’ah tidak berpuasa pada hari Asyura, dia hanya menampilkan kesedihan di hari tersebut.
  14. Mereka juga berusaha keras mempengaruhi kaum wanita khususnya para mahasiswi di perguruan tinggi atau di perkampungan sebagai langkah awal untuk memenuhi keinginannya melakukan mut’ah dengan para wanita tersebut bila nantinya mereka menerima agama Syi’ah.
  15. Orang-orang Syi’ah juga getol mendakwahi orang-orang tua yang memiliki anak putri, dengan harapan anak putrinya juga ikut menganut Syi’ah sehingga dengan leluasa dia bisa melakukan zina mut’ah dengan wanita tersebut baik dengan sepengetahuan ayahnya ataupun tidak. Pada hakikatnya ketika ada seorang yang ayah yang menerima agama Syi’ah, maka para pengikut Syi’ah yang lain otomatis telah mendapatkan anak gadisnya untuk dimut’ah. Tentunya setelah mereka berhasil meyakinkan bolehnya mut’ah. Semua kemudahan, kelebihan, dan kesenangan terhadap syahwat ini ada dalam diri para pemuda, sehingga dengan mudah para pengikut Syi’ah menjerat mereka bergabung dengan agama Syi’ah.
Ciri-ciri mereka sangat banyak. Sekalipun dalam kondisi syiah minoritas, anda sulit untuk menjumpai ciri itu, karena mereka bertaqiyah. Selain yang kami sebutkan di atas masih banyak ciri-ciri lainnya, sehingga tidak mungkin bagi kita untuk menjelaskan semuanya di sini. Namun cara yang paling praktis ialah dengan memperhatikan raut wajah. Wajah mereka merah padam jika Anda mencela Khomeini dan Sistani, tapi bila Anda menghujat Abu Bakar, Umar, Utsman, Aisyah dan Hafshah, atau sahabat-sahabat lainnya radhiyallahu anhum tidak ada sedikitpun tanda-tanda kegundahan di wajahnya.

Dengan hati yang terang, kaum muslimin Ahlus Sunnah dapat mengenali pengikut Syi’ah dari wajah hitam mereka karena tidak memiliki keberkahan. Jika Anda perhatikan wajah mereka maka Anda akan membuktikan kebenaran penilaian ini, dan inilah hukuman bagi siapa saja yang mencela dan menyepelekan al-Quran dan para sahabat radhiyallahu anhum, serta para ibunda kaum Muslimin (yaitu istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) yang dijanjikan surga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kita memohon hiday ah kepada Allah untuk kita dan mereka semua.
Wallahu a’lam.(Qiblati/LPPIMakassar/nahimunkar)

Menangis Saat Membaca Al-Qur'an:Oleh Ustadz Fariq Gasim

Foto: The Brunet Time

RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Muhammad bin Al-Munkadir rahimahullah (wafat 130 H), ketika sedang shalat malam, beliau menangis dengan keras sampai beliau pingsan. Ketika beliau sadar, keluarganya bertanya, “Apa yang menyebabkanmu menangis?” Beliau tidak menjawab dan tetap menangis.

Kemudian keluarganya mengirim utusan kepada Abu Hazim rahimahullah (wafat 135 H) untuk menanyakannya. Abu Hazim datang dan mendapati beliau sedang menangis. Abu Hazim bertanya kepadanya, “Wahai saudaraku, apa yang menyebabkanmu menangis? Sungguh engkau telah membuat keluargamu khawatir?” Muhamamd bin Al-Munkadir menjawab,“Aku membaca sebuah ayat dari al-Qur’an.” Abu Hazim bertanya lagi, “Ayat apakah itu?” Muhammad bin Al-Munkadir menjawab,“Firman Allah Azza wa Jalla (yang artinya),

“Dan sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai apa yang ada di bumi semuanya dan (ada pula) sebanyak itu besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu dari siksa yang buruk pada hari kiamat. Dan nampaklah bagi mereka adzab dari Allah yang dahulu tidak pernah mereka perkirakan.” (QS az-Zumar: 47)

Abu Hazim menangis juga dan tangisan mereka berdua semakin keras. Keluarga Ibnu Al-Munkadir berkata kepada Abu Hazim, “Kami membawamu agar menghentikan tangisannya, tetapi engkau justru malah menambahnya menangis.” Abu Hazim menceritakan kepada mereka apa yang menyebabkan beliau berdua menangis.” (Sumber: Mukhtashar "Hilyatul Auliya" juz 2 halaman 367)

Kisah di atas merupakan petikan khutbah Jumat yang disampaikan oleh Syaikh Syakir Al Hudzaifi di sebuah masjid di Jeddah. Semoga Allah melembutkan hati kami yang keras dan gersang agar dapat menangis saat membaca Al Quran dan mengamalkannya.

Setelah selesai melaksanakan shalat Jumat, saya kembali ke kantor Jeddah Da'wah Center di kota Jeddah. Saya membaca tulisan ahli ilmu tentang biografi Muhammad bin Munkadir dan renungan beserta tafsir ayat di atas. Berikut ini intisarinya:

Muhammad bin Al Munkadir terus ingat dan takut akan ayat ini sampai akhir hayatnya. Saat menjelang sakaratul maut, Muhammad bin Munkadir merasa takut. Ketika ditanya apa yang menjadi penyebab takutnya. Beliau menjawab satu ayat dalam Al Quran dan menyebutkan ayat ke 47 di surat Az Zumar.

Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata, "Muhammad bin Munkadir adalah tokoh ahli qira'at. Hampir setiap orang yang menanyakannya sebuah hadits, beliau menangis." Imam Sufyan Ibnu Uyainah berkata, "Beliau bibit kejujuran, orang-orang yang saleh selalu berkumpul dengannya". Imam Dzahabi berkata, "Ulama sepakat bahwa beliau orang yang tsiqah dan menonjol dalam ilmu dan amal."

Menyekutukan Allah merupakan kezaliman yang sangat besar. Ketika seseorang menganggap ada kekuatan lain yang lebih kuat dari Allah, maka ia akan tunduk dan menjadi budaknya. Ia jatuh ke dalam kesyirikan karena ia taat dan menganggap kekuatan lain itulah yang dapat memberinya manfaat dan menghindarkannya dari segala kerugian.

Ketika Anda menzalimi pihak lain, pada hakikatnya Anda telah menzalimi diri sendiri. Orang zalim bukanlah orang yang cerdas karena dia lupa bahwa orang yang dizalimi memiliki Allah yang akan membalas, cepat atau lambat, di dunia sebelum di akhirat!

Manusia siap menebus dan membayar ratusan juta atau bahkan miliaran rupiah agar ia dapat sembuh dari penyakit ginjal, jantung, kangker dan lainnya. Di akhirat manusia ingin menebus dengan dua kali lipat dari semua kekayaan yang ada di dunia agar ia terhindar dari siksa neraka! Ini menunjukkan siksa yang sangat pedih di mana manusia tidak tahan menerimanya. Semoga Allah melindungi kita dari siksa neraka.

Dr. Muhammad Ratib An Nabulsi mengatakan, "Seorang meyakini suatu ideologi atau keyakinan yang ia bela dan perjuangkan selama lima puluh tahun misalnya, kemudian suatu saat ia menyadari bahwa itu ideologi batil, ia terguncang jiwanya". Orang-orang yang zalim akan terguncang di hari kiamat! Ya Allah, jadikan kami sebagai orang-orang yang takut kepada-Mu.

Imam Mujahid (wafat 101 H) berkata tentang tafsir surat Az Zumar 47, "Mereka melakukan amalan yang mereka anggap baik, ternyata amal buruk".

Al Khathib Al Baghdadi meriwayatkan dari Fudhail bin Iyadh bahwa beliau menyebutkan tafsir ayat ini, "Mereka membawa amal-amal yang mereka sangka sebagai amal saleh tapi ternyata amal-amal keburukan". Ketika ucapan Fudhail ini disampaikan kepada Yahya bin Ma'in, maka beliau menangis. Semoga Allah melembutkan hati kami yang keras dan kaku, semoga Allah menjadikan kami sebagai orang-orang yang tersentuh dengan ayat-ayat Al Quran, menangis ketika membacanya dan semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk dapat mengamalkan dan mendakwahkannya, amin.

Mungkin ketika kita membaca tulisan ini, terpikir oleh kita orang-orang lain yang kita anggap sesat tapi mereka meyakini bahwa mereka berada dalam kebenaran, bagaimana keadaan mereka di hari kiamat? Pasti mereka terguncang dan kaget ketika mendapatkan bahwa amal-amal yang mereka lakukan di dunia ditolak oleh Allah bahkan dikatagorikan sebagai amal-amal buruk! Setelah itu didatangkan azab untuk mereka, dan mereka tidak menyangka sama sekali akan mendapatkan azab yang pedih. Sekiranya mereka memiliki harta seisi dunia dua kali lipat mereka akan tebus dengan semuanya agar mereka bisa terhindar dari azab Allah! Tidakkah kita merenung sebentar, bagaimana jika kita yang mengalami hal tersebut? Apakah tidak mungkin? Sangat mungkin sekali! Kenapa tidak? Tidakkah kita ingat firman Allah Ta'ala (yang artinya),

"Katakanlah (Muhammad), "Apakah perlu kami beritahukan kepada kalian tentang orang yang paling rugi perbuatannya?" (Yaitu) orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya."(QS Al Kahfi: 103-104)

"Maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka jangan engkau (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat."(QS Faathir: 8)

Sulaiman At Taimi takut akan ayat ini. Dikatakan kepadanya, "Anda takut? Anda takut? Anda kan tidak sama dengan orang-orang lain?” Beliau menjawab, "Tidak! Janganlah kalian berkata demikian! Saya tidak tahu apa yang nampak bagi saya dari Allah? Tidakkah kalian mendengar firman Allah (yang artinya), "Dan nampaklah bagi mereka adzab dari Allah yang dahulu tidak pernah mereka perkirakan.”

Sulaiman At Taimi adalah Imam di masjid jami' di Bashrah. Beliau banyak menghabiskan waktu malamnya untuk shalat malam, membaca Al Quran, beristighfar, berdzikir dan berdoa.

Dr Muhammad Ied Kuraim berkata, "Rahmat-Mu ya Allah, rahmat-Mu ya Allah, turunkanlah untuk kami. Kami yang selalu bermaksiat kepadamu siang dan malam, kemudian kami mengatakan Allah akan mengampuni kami. Jika kami mendengar ayat Al Quran tentang azab kami tidak menangis, tidak merinding dan tidak ada rasa takut!"

Imam Assuddi (127 H) berkata tentang tafsir surat Az Zumar ayat 47, "Mereka melakukan amal buruk dan berharap bertaubat kemudian kematian datang terlebih dahulu sebelum bertaubat. Atau mereka menganggap Allah akan mengampuninya meskipun tidak bertaubat dengan amal saleh yang akan menghapus dosanya atau dengan syafaat, ternyata Allah tidak ampuni dosa mereka".

Imam Sufyan Ats Tsauri (wafat 161 H) mengatakan, "Kecelakaan dan kebinasaan untuk orang-orang yang riya, ayat ini untuk mereka!"

Syaikh Muhammad Amin Syinqithi rahimahullah menyebutkan ayat-ayat yang semakna dengan ayat di surat Az Zumar 47,

"Di tempat itu (Padang Mahsyar), setiap jiwa merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya (dahulu) dan mereka dikembalikan kepada Allah, pelindung mereka yang sebenarnya, dan lenyaplah dari mereka (pelindung palsu) yang mereka ada-adakan." (QS Yunus: 30)

"Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya." (QS Al Qiyamah: 13)

"Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar, (maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(nya)." (QS Al Infithar: 4-5)

Dinukil dari buku "MENGASAH HATI" halaman 31-45

Penerbit: Ajib Publishing

Pentingnya Mengatasi Kesepian Untuk Hindari Depresi

Foto: copyright by shutterstock.com
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Merasa kesepian bukan lah hal baru dan wajar dirasakan setiap orang. Namun bagaimana Anda mengatasi hal inilah yang menjadi penting untuk diketahui. Bagaimana pun, kesehatan Anda juga berpengaruh jika Anda merasa sedih dan murung karena merasa sendiri.

Seperti kata Dr. Allen dalam www.everydayhealth.comyang menyatakan bahwa perasaan kesepian itu normal, reaksi yang sehat dan masalah yang bagus karena orang yang merasa sendiri memiliki pikiran positif dan termotivasi untuk menjalin hubungan sebagai sahabat, pasangan atau sekedar teman bicara.

Banyak penyebab mengapa orang merasa kesepian, salah satu yang paling umum adalah terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bekerja hingga tidak sempat menjalin hubungan sosial seperti memberikan waktu kumpul keluarga dan pergi bersama teman-teman. Bahkan jika Anda dalam situasi yang ramai pun, Anda bisa merasa sendiri.

Mungkin karena sudah lama tidak berjumpa dan melakukan komunikasi sewajarnya sehingga menimbulkan suasana canggung dan enggan bertegur sapa. Anda bisa juga merasa sendiri meski sudah punya pacar atau pasangan. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya komunikasi dan saling tukar pikiran.

Faktor lain yang menambah daftar penyebab rasa kesendirian adalah Internet. Tidak bisa dipungkiri bahwa hubungan dunia maya sangat berbeda dengan dunia nyata, sehingga Anda tetap merasa sendiri meskipun punya teman di dunia maya.

Kehilangan orang yang dicintai atau hewan yang disayang serta mengalami suatu penyakit tertentu yang membuat seseorang malu seperti kanker, HIV, penyakit kulit, luka bakar, kelumpuhan wajah, dan luka lainnya juga bisa membuat seseorang merasa kesepian karena merasa dijauhi.

Jika masalah kesendirian ini tidak segera diatasi, Anda akan merasa, sedih, dan terisolasi yang nantinya dapat menjadi tanda kondisi medis yang lebih serius, seperti depresi, fobia, atau gangguan kecemasan. Untuk mengatasinya, Anda bisa mulai dengan langkah mudah yaitu menghubungi semua teman-teman Anda dan menjalin komunikasi dengan mereka.

Melupakan mantan dan berkumpul dengan orang-orang baru juga membantu meredakan kesepian. Jika teman-teman Anda sama-sama sibuk, ikut perkumpulan dengan hobi yang sama juga sangat baik untuk Anda. Mengikuti kegiatan yoga, meditasi atau pilates juga bisa menenangkan pikiran serta memberikan ketenangan batin.

Jadi, pilih cara yang membuat Anda nyaman sekaligus mampu menghilangkan kepenatan ya Ladies, karena kesendirian bisa memicu masalah kesehatan mental yang serius seperti depresi./(vem-rin)

31-7-1991: AS dan Soviet Setuju Kurangi Nuklir

Rudal berhulu ledak nuklir milik Rusia
Rudal berhulu ledak nuklir milik Rusia (REUTERS)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Pada 23 tahun yang lalu, pemimpin Amerika Serikat dan Uni Soviet menandatangani perjanjian bersejarah dalam mengurangi senjata nuklir. Bernama Start (Strategic Arms Reduction Treaty), perjanjian itu berupa komitmen AS dan Soviet mengurangi sepertiga arsenal nuklir masing-masing.

Menurut stasiun berita BBC, Start ditandatangani oleh Presiden George H.w. Bush dari AS dan pemimpin Soviet, Mikhail Gorbachev, di Moskow. Setelah sebelumnya saling bersaing dalam kepemilikan senjata nuklir, bagi AS dan Soviet, perjanjian Start juga merupakan terobosan penting dalam mengakhiri Perang Dingin di antara keduanya.

"Ini adalah langkah maju yang penting dalam mengubur kecurigaan selama setengah abad," kata Bush. Bagi Gorbachev, perjanjian ini juga merupakan proses yang tak terhindarkan lagi bagi kedua negara dalam mengurangi senjata penghancur massal.

Start tercipta setelah melalui perundingan yang sangat berat. Butuh waktu lebih dari sembilan tahun bagi kedua kedua delegasi dalam bernegosiasi. Dalam perjanjian itu, AS dan Soviet berjanji masing-masing mengurangi senjata nuklirnya sebesar 35% selama tujuh tahun sejak Start diberlakukan.

Soviet pun berkomitmen mengurangi kepemilikan rudal balistik berbasis darat sebanyak 50 persen. Sebelum Start, kedua negara juga mengadakan perjanjian pada 1972 dan 1979. Bernama Salt, perjanjian itu membatasi kepemilikan jumlah rudal nuklir jarak jauh.

Perjanjian Start mulai benar-benar berlaku pada Desember 1994. Namun, pengurangan arsenal nuklir sesuai target itu juga membutuhkan proses yang lama. Di sepanjang dekade 1990an, disepakati pula perjanjian Start II dan Start III.

Perjanjian Start I akhirnya kadaluarsa pada 5 Desember 2009. Pada 8 April 2010, Presiden Barack Obama dari AS dan Presiden Dmitry Medvedev dari Rusia menandatangani perjanjian baru bernama New Start di Praha, Ceko. Perjanjian baru itu berlaku pada 26 Januari 2011 setelah diratifikasi parlemen dari masing-masing negara./(vv-rin)

Abraham Samad Diminta Tak Tergoda Posisi Menteri

Ketua KPK Abraham Samad
Ketua KPK Abraham Samad (ANTARA/Puspa Perwitasari)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad masuk dalam daftar calon menteri Dalam Negeri pada daftar kabinet alternatif usulan rakyat untuk pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Kordinator Bidang Hukum Indonesian Coruption (ICW) Emerson Yunto menyarankan agar Abraham agar tetap menjalani tugasnya sebagai ketua KPK.
"Waktu tinggal setahun lagi. Alangkah baik dia selesaikan dulu tugasnya di KPK," kata Emerson, Rabu 30 Juli 2014.

Meski begitu, Emerson tidak bisa melarang karena keputusan dan pilihan ada di tangan Abraham. Tetapi jika memang nanti terpilih, Emerson berharap Abraham bisa berkontribusi soal pemberantasan korupsi di kalangan menteri.

"Sudah menjadi ketua selama tiga tahun. Dia punya peran penting pemberantasan korupsi dalam pemerintahan Jokowi," ujarnya.

Selain itu, ICW juga menyarankan agar KPK kembali bekerja keras dan  profesional dalam memberantas korupsi setelah pemilihan presiden dan wakil presiden 2014. "Setelah bulan puasa dan menahan diri, sekarang harus segera menyelesaikan tunggakan kasus KPK yang masih banyak," kata Emerson.

Emerson juga menjabarkan sejumlah pekerjaan rumah KPK yang masih belum rampung, seperti kasus dugaan suap Inospec, korupsi haji,  kasus dugaan penerimaan hadiah atau gratifikasi dalam Penetapan APBN-P 2013 Kementerian ESDM, dengan tersangka Sutan Bathoegana, kemudian  kasus dugaan korupsi SKRT dengan terdakwa Anggoro Widjojo.

"Mulai ada kecenderungan KPK hanya bongkar dan tidak tuntas," ujarnya. (ita)
/(vv-rin)

Korban Tewas Kapal Feri Tenggelam di Kapuas Bertambah

Tim SAR bertugas (foto ilustrasi)
Tim SAR bertugas (foto ilustrasi) (ANTARA/Ampelsa)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Kapal Feri penyeberangan, rute Panamas-Kapuas tenggelam di Sungai Kapuas, Kalimantan Tengah pada Selasa, 29 Juli 2014. Korban tewas kecelakaan ini bertambah tiga, menjadi 15 orang. 

Kapal nahas itu tenggelam sekitar pukul 09.15 waktu setempat. Akibat kecelakaan itu, tiga orang hilang. Berdasarkan rilis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Tim SAR gabungan masih mencari tiga orang yang hilang. 

Sementara itu, tambahan tiga orang yang meninggal, ditemukan Tim SAR gabungan pada Rabu, 30 Juli 2014 sore. Tiga jenazah langsung dibawa ke rumah sakit. Hingga saat ini, ketiga jenazah itu masih dalam proses identifikasi di rumah sakit.

Sedangkan, 12 korban tewas lainnya sudah berhasil diidentifikasi. Mereka adalah Anita, Lia, Muslim, Angga, Zainal, Supiyani, Anas Ima, Rukayah, Samsuni, Rosma Yulidah, Yuliyani, dan Muhritah. Korban selamat keseluruhan adalah 52 orang. 

Diperkirakan ada sekitar 70 orang penumpang di kapal feri nahas tersebut. Sampai saat ini, lima orang masih dirawat di rumah sakit Kapuas.

Selain itu, 19 motor berhasil dievakuasi. Tidak adanya manifes yang baik, menyebabkan jumlah sepeda motor yang tenggelam berkisar antara 20 hingga 40 unit.

Rencananya, besok pagi, Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, BPBD, PMI, SKPD, relawan dan masyarakat akan melanjutkan pencarian korban. Tim SAR gabungan akan mencari korban di lokasi TKP dan menyusuri Sungai Kapuas searah arus sungai. 

Sementara itu, penyebab tenggelamnya kapal feri itu diduga karena kelebihan muatan. Dalam manifes, tercatat 60 orang penumpang. Namun, diperkirakan jumlah penumpang keseluruhan, totalnya sekitar 70 orang.

Tiga orang selaku motoris, ABK, dan pemilik kapal diamankan pihak berwajib untuk pemeriksaan lebih lanjut. (ita)



Alasan Prabowo-Hatta Yakin Menang di MK

Pasangan Capres Cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menyapa pendukungnya yang berada di daerah melalui layar besar di Jakarta, Rabu (9/7).
Pasangan Capres Cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menyapa pendukungnya yang berada di daerah melalui layar besar di Jakarta, Rabu (9/7). (ANTARA/Muhammad Adimaja) (ANTARA/Muhammad Adimaja)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Koordinator Polonia Centre, Mustofa Nahrawardaya menegaskan, tim hukum Prabowo-Hatta akan memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi. Ia menyebutkan beberapa faktor yang membuat tim Prabowo-Hatta bisa memenangi gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Faktor yang pertama, PKS pernah punya pengalaman serupa di Sulawesi yang kalah di KPUD namun menang saat menggugat ke MK. Polanya sama dengan yang terjadi dengan kecurangan pilpres 2014 ini," katanya di Jakarta, Minggu 27 Juli 2014.

Ia mengatakan, data-data yang dijadikan bukti dan dipegang oleh PKS saat ini berupa video kecurangan, pencoblosan secara massal oleh penyelenggara dan kejanggalan pada form C1.

"PKS serius garap kecurangan nasional juga. Mungkin orang bilang cuma video, tapi jelas ini bukan rekayasa. Masa iya MK diam saja ketika melihat video panitia atau penyelenggara mencoblos kertas suara," katanya.

Ia menyebutkan faktor kedua, yakni MK yang dipimpin oleh Partialis Akbar dan Hamdan Zoelva. Menurut dia, kedua orang ini adalah mantan politisi yang sangat mengerti persoalan yang digugat oleh Prabowo-Hatta. "Jadi kami yakin jika MK lebih cerdas dari KPU," ucapnya.

Sementara itu Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA), Said Salahuddin, menjelaskan pelanggaran-pelanggaran pemilu yang bisa diajukan ke MK ada yang bersifat kualitatif dan bersifat kuantitatif.

"Pelanggaran kualitatif itu seperti persoalan-persoalan yang tidak secara langsung mempengaruhi hasil, seperti pemilih yang tidak memenuhi syarat atau pemilih yang memilih tidak berdasarkan domisilinya. Sedangkan pelanggaran kuantitatif, bicara pada persoalan angka-angka seperti penggelembungan suara atau pengurangan suara," katanya.

Ia menegaskan jika ada bukti bersifat kuantitatif, maka MK tidak bisa memeriksanya secara random dan harus diperiksa satu persatu. Berbeda dengan bukti bersifat kualitatif yang bisa diperiksa secara random.

Selain itu Said mengingatkan pernah ada putusan MK yang paling ekstrem saat menangani sengketa pemilu dengan mengganti pemenang pemilu. Kondisi ini terjadi pada kasus Pilkada Kotawaringin Barat yang juga diikuti dua pasangan calon, dimana pemohon mampu membuktikan bahwa pemenang Pilkada versi KPUD terbukti melakukan kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif.

"Saat ini pasangan calon hanya ada dua. Apabila pemenang pemilu terbukti melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif, maka tidak perlu pemilu ulang karena satu pasangan calon sudah cacat karena terbukti melakukan pelanggaran. MK dapat saja mengganti pemenang pemilu dalam kondisi pemohon dapat membutikan pemenang pemilu telah melakukan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif. Tapi bagaimana peluangnya, memang tidak besar, saya kok tidak yakin. Namun aturan mainnya memungkinkan," paparnya.

Said menjelaskan kondisi yang mungkin dilakukan adalah pemungutan suara ulang. Itu pun tidak 100 persen TPS. MK bisa mengabulkan pemungutan suara ulang di seluruh TPS yang dipermasalahkan atau hanya di sebagian TPS yang dipermasalahkan.

"Pemungutan suara ulang bisa terjadi jika bukti yang diajukan menunjukkan terjadi kekeliruan dalam proses pemungutan suara. Misalnya seperti laporan dari kubu Prabowo-Hatta, mengenai kecurangan yang terjadi di TPS yang ada di Papua," ujarnya. (adi)/(vv-rin)

Jimly: Keputusan KPU Mengikat, Tapi Belum Final

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie ( ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan akan segera memproses laporan kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Kubu calon presiden dan wakil presiden nomor satu ini juga mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

Saat ditanya apakah keputusan DKPP akan mempengaruhi MK, Jimly menjawab santai, "Tidak akan karena memang gugatannya lain. Kami membahas kelakuan."

Dia pun mengimbau agar masyarakat dapat bersabar menunggu keputusan. Ia berharap, tak ada asumsi dan opini yang berkembang luas.

"Oleh karena itu, jangan ada kesimpulan seakan-akan semua sudah final. Keputusan KPU mengikat, tapi belum final, karena keputusannya di MK," kata Jimly saat ditemui di kediamannya, Jalan Margasatwa, Pondok Labu, Jakarta, Rabu 30 Juli 2014.

Pasangan Prabowo-Hatta menggugat hasil Pilpres 2014 ke MK. Sidang perdana gugatan ini digelar 6 Agustus 2014.

Mau kuliah ke luar negeri?

Mau Baju Muslimah?

Tampil Cantik Dengan Hijab

Dengarkan Alunan Radio Mustang

Belanja Murah

Muslim Clothing & Accessories

Selamat datang di Radar Indonesia News (www.radar-indo.com) Sampaikan kritik dan saran Anda demi kemajuan kami melalui email: indonesiaradar@gmail.com atau kontak kami di (021) 71792004 dan sms center:081284194434


 
Support : Radar URL Stats ONLINE | Radar Flag Counter | twitter:@radar_indonesia
Copyright © 2013. Radar Indonesia News - All Rights Reserved
Template Created by radar-indo.com Published by radar-indo.com
Proudly powered by radar-indo.com