Latest Post

Camat Limo Diduga Gelapkan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (PKD)

Written By radar indo on Wednesday, January 28, 2015 | 2:12 PM

RADAR-INDO.COM, DEPOK - Sudah hampir satu bulan lebih Kantor Dinas Pemadam Kebakaran kota Depok dibilangan perkantoran Boulevard Kota Kembang Sukmajaya Depok telah dikomersialkan dengan dijadikan sarana syuting film dengan melibatkan ruangan dan peralatan kelengkapan lainnya termasuk Mobil Unit pemadam kebakaran yang diperuntukkan untuk melayani masyarakat.

Sesungguhnya penggunaan gedung pemerintah kota Depok termasuk mobil unit pemadam kebakaran untuk kepentingan komersial diperbolehkan selama membayar retribusi penyewaan seperti yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.

Pada Paragraf 2 Perihal Penyewaan Kendaraan Pemadam Kebakaran, Pasal 11 Ayat (3) disebutkan tarif retribusi penyewaan kendaraan pemadam kebakaran jenis "mobil tangga" untuk kegiatan komersial adalahRp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) per Jam, sedangkan untuk jenis "mobil pompa" adalah Rp 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) per Jam.

Namun penggunaan untuk kegiatan komersial kali ini yakni syuting film yang diketahui sudah berlangsung setiap hari sabtu dan minggu selama 1 (satu) bulan lebih ini, sama sekali tidak dikenakan retribusi atas penggunaan kekayaan daerah.

Kondisi itu bisa terjadi karena uang yang seharusnya masuk ke kas daerah kota Depok sebagai retribusi daerah, DIDUGA malah masuk ke "kantong pribadi" pejabat dinas pemadam kebakaran kota Depok yang berwenang menangani dan memberikan pelayanan serta berhubungan langsung dengan pihak produksi film dimaksud, yakni Kepala bidang Pengendalian dan Operasional, Drs. M.N. Hakim Siregar yang 12 januari 2015 lalu dimutasi menjadi Camat Limo, serta diduga juga melibatkan Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Korban, Trisno Supriyanto, SH

Mengingat Pemerintah kota Depok belum memiliki jenis Mobil Tangga, maka tarif retribusi yang dikenakan adalah jenis "Mobil Pompa" yakni sebesar Rp 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) per Jam. Jika syuting sudah berlangsung 1 (satu) bulan lebih setiap sabtu dan minggu, dengan asumsi waktu syuting adalah 12 jam setiap harinya, maka nilai tarif yang harusnya sudah dikenakan adalah 8 hari x 12 jam x Rp 500.000,- = Rp 48.000.000,- (Empat Puluh Delapan Juta Rupiah).

"itu belum termasuk penggunaan gedung dan peralatan lainnya, dan nilai pemasukan daerah dari retribusi pemakaian kekayaan daerah ini pun dipastikan akan bertambah lebih besar lagi bilamana syuting masih berlangsung hingga saat ini," ujar Ketua LSM Gerakan Lokomotif Pembangunan (Gelombang) kota Depok, Cahyo Putranto Budiman.

Yang pasti dugaan adanya penggelapan retribusi kekayaan daerah seperti yang tercantum dalam Pasal 31 Perda kota Depok Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah ini jelas merupakan tindak pidana bahkan bisa masuk dalam delik tindak pidana korupsi karena telah merugikan keuangan daerah.

"Hal yang harus diusut tuntas oleh aparat penegak hukum agar menjadi efek jera dan tidak terulang kembali di kemudian hari," tegas Cahyo menutup pembicaraan. (NA)

Ketum DPP LSM GMBI M. Fauzan Rachman,SE: “Save Indonesia Demi Keutuhan NKRI”

GMBI saat turun ke jalan. (Foto: Ronny/Radar Indonesia News)
RADAR-INDO.COM, BANDUNG - Sekitar 3.000 massa gabungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), LSM-Jangkar, LSM-Pekat, LSM-Brantas  dan LSM-Patik  melakukan aksi demo di jalan Diponogoro depan gedung sate. Massa  melakukan orasi bersama menuntut dan minta dihentikan dagelan atau perseteruan antara KPK vs Polri.

Ketum GMBI (ketiga dai kanan). (Foto:Ronny/Radar Indonesia News)
Ketua Umum DPP GMBI Mohamad Fauzan Rachman, SE dalam orasinya mengatakan, rakyat Indonesia masih membutuhkan KPK, namun yang disesalkan oknum di KPK. Bukan kelembaganya.  Karena  kita tidak ingin negara digerogoti oleh Koruptor yang menjadikan rakyat sengsara. Tapi kita tidak butuh orang-orang bermain politik dengan modus pemberantasan korupsi.

“Saya selaku Ketua Umum DPP LSM GMBI mensinyalir, saat ini ada sekelompok orang dan LSM yang didanai asing menggunakan KPK sebagai kendaraan politik untuk menjegal kebijakan Presiden dan melumpuhkan lembaga negara yang ada dan sah secara konstitusi.  Untuk itu, Mari kita selamatkan NKRI,yang disambut teriakan #Save Indonesia dan NKRI Harga Mati,” tegas Fauzan.

Selain itu, GMBI juga mensinyalir, tuduhan terhadap keplosian arogan padahal mereka juga melakukan cara-cara yang arogan.  Dengan dalih penegakan hukkum mereka bermaksud melumpuhkan kewenangan lembaga negara yang ada yaitu Kepolisian.

GMBI sangat mendukung kinerja institusi KPK dan Polri dalam penegakan hukum  terutama soal Korupsi, tapi sangat tidak mendukung oknum-oknum yang mempermainkan institusi  untuk kepentingan komunitas tertentu.

Senada dengan pernyataan Ketua Umum GMBI, LSM Jangkar, Pekat, Brantas dan Patik juga mendukung  institusi penegak hukum (KPK dan Polri) dalam upaya pemeberantasan Korupsi,  tapi jangan sampai dipolitisir oleh pihak-pihak tertentu.

Sementara itu, LSM Pekat Jabar Iwan Mulyawan dalam orasinya menyatakan mendukung KPK untuk bertindak tegas  dan tanpa diskriminasi memberantas tindak pidana korupsi. Namun menolak tegas KPK dijadikan panggung sandiwara politik. Pekat juga mendukung KPK bersinergi dengan Polri dalam memberantas Korupsi.

Ditengah aksi demo, perwakilan LSM Pekat mendatangi Komisi I DPRD Jabar untuk menyampaikan aspirasi pernyataan sikap LSM Pekat Jabar yang diterima oleh Ketua Komisi I Syahrir dan Yusuf Fuadz. Dalam audensi dengan Komisi I DPRD Jabar, perwakilan Pekat  mengharapkan dan menginginkan agar polemik yang terjadi di pusat berlarut-larut. “Selama polemik KPK dan Polri belum tuntas, maka Pekat bersama-sama LSM lainnya akan terus melakukan aksi demo,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan LSM  Pekat, Ketua Komisi I DPRD Jabar M Syahrir mengatakan, Komisi I DPRD Jabar juga merasa prihatin atas penomena yang terjadi di pusat antara KPK vs Polri.  Dewan Jabar tentunya  menginginkan agar pesroalan pusat cepat selesai. Karena kalau tidak cepat diatasi dikhawatirkan akan berdampak terhadap pembangunan dan aktifitas di Kab/Kota se-Indonesia.

Syahrir mengatakan, Komisi I DPRD Jabar akan membuatkan rekomendasi hasil pertemuan dengan LSM Pekat ini ke Pimpinan DPRD Jabar untuk selanjutnya diteruskan ke pemerintah pusat dan DPR RI. Komisi I DPRD Jabar juga mendukung masalah hukum berjalan sesuai dengan koridor dan fungsi masing-masing institusi, tentunya dengan tidak tebang pilih dalam uapaya penegakan hukum, tandasnya. *** (Ronny)

5Asec Let's Wear Local: Utamakan Produk Dalam Negeri Yuk!

Foto: copyright Vemale.com  
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Cintailah produk-produk dalam negeri. Sebuah slogan sederhana yang memiliki potensi besar dalam menggali semua kekayaan Indonesia untuk dieksplorasi lebih lagi dan semakin memberikan manfaat bagi negara kita. Ini pula yang sedang digencarkan oleh 5Asec Ladies. Selama ini masyarakat Indonesia lebih cenderung memprioritaskan untuk menggunakan produk impor. Fenomena seperti ini muncul dari televisi, majalah international, hingga produk fashion Internasional, yang otomatis dunia barat mempengaruhi inspirasi cara berpakaian masyarakat Indonesia.

5Asec Indonesia yang merupakan jasa Laundry & Dry Cleaning pertama di Indonesia ini pun ingin produk fashion lokal untuk lebih diterima oleh masyarakat. Hal utama untuk dilakukan ialah membangun kepercayaan masyarakat bahwa produk fashion lokal tidak kalah dengan kualitas produk fashion Internasional. Untuk itu 5Asec pun membuat kampanye program yang disebut LET’S WEAR LOCAL, khusus dibuat untuk mengajak masyarakat Indonesia bangga menggunakan produk fashion lokal.

”Target kami dari kampanye Let’s Wear Local ialah membuat masyarakat menggunakan produk fashion lokal yang secara otomatis memperkuat perancang mode Indonesia untuk terus bertahan, karena kami melihat begitu banyak perancang mode Indonesia yang memiliki karakter dan kualitas produksi sempurna. Untuk lebih jauhnya, kami percaya bila masyarakat Indonesia memiliki sence of belonging yang kuat terhadap produk fashion lokal, style fashion Indonesia akan menjadi pembicaraan dunia fashion Internasional. Inilah salah satu cara untuk meninggikan nama Indonesia” ungkap Fian Asfianti, sebagai Head of Marketing & Communication 5Asec Indonesia.

Foto: copyright Vemale.comFoto: copyright Vemale.com

Di awal 2015 ini 5Asec pun menggelar acara chit chat bertema LET’S WEAR LOCAL. Let’s Wear Local  itu sendiri memiliki makna yang luas. 5Asec mengundang tiga pembicara yang dengan senang hati akan berbagi pengetahuannya mengenai Let’s Wear Local dari sudut pandang yang berbeda-beda. Mereka itu ialah Didiet Maulana dari IKAT Indonesia, Cynthia Wirjono yang merupakan owner dari Goods Department dan tamu khusus yaitu Gilbert Bieri dari 5Asec Indonesia.

Tak hanya itu saja, untuk memberikan pengalaman menarik kepada tamu dan rekan media, diadakan juga 5Asec Production Touring  dimana para undangan dapat melihat seluruh proses Laundry & Dry Cleaning dari awal hingga akhir. Tidak berhenti di sana, direct experience pada salah satu service yaitu Hourly Service juga dihadirkan. Para tamu dan media yang hadir dipersilakan untuk membawa 1 potong pakaian yang akan diproses dan akan siap dalam hitungan jam saja. Moderator talkshow ini ialah Andien Aisyah dan diakhiri oleh acara special Trunk Show dari IKAT Indonesia. Mari berbangga dengan produk dalam negeri./(vem)

Tersentuh Kasih Sayang Ibu dan Anaknya, Orang Asing Beri Surat dan Uang

Foto: copyright Thinkstockphotos.com  
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Di jaman sekarang menemui orang yang benar-benar baik tidaklah mudah. Tuntutan hidup menjadikan orang fokus pada urusan hidup masing-masing, terkadang melupakan orang lain yang perlu dibantu. Ternyata masih ada orang baik bersedia membantu orang lain tak dikenalnya. Orang aneh memberikan selembar uang 100 ribu rupiah  dan surat berupa nasihat dan pujian pada seorang ibu di kereta.

Seorang ibu muda sedang mencari orang asing yang telah memberikan uang 100 ribu rupiah dan sebuah surat di atas kereta First Great Western tujuan Birmingham ke Plymouth pada hari Kamis. Surat itu menggambarkan kemampuannya sebagai ibu dalam mengasuh anak, yang disebut merupakan investasi atau tabungan generasinya, begitu lansiran oleh Mirror.co.uk.

Sammie Welch dan Rylan. | Foto: copyright Mirror.co.ukSammie Welch dan Rylan. | Foto: copyright Mirror.co.uk


Sammie Welch, ibu muda berusia 23 tahun diberi surat dari orang yang tidak dikenal saat duduk sambil memangku anak laki-lakinya yang masih berusia 3 tahun. Rylan saat itu tertidur pulas dalam dekapan ibunya, Welch. Surat yang ditulis di kertas sobekan itu hanya memberitahu identitas orang itu sebagai pria dalam kereta dengan kacamata dan topi. Diterimanya di Bristol sekitar pukul 7 atau 8 malam waktu setempat.

Isi Surat 1 | Foto: copyright Mirror.co.uk 
Isi Surat 1 | Foto: copyright Mirror.co.uk


Welch membaca surat aneh itu yang berbunyi bahwa selamat menikmati minumanmu, Welch merupakan aset generasinya (Rylan), sopan dan mengajarkan sopan santun pada anak kecil dengan baik. Dengan pesan tambahan yang mengungkapkan bahwa orang asing itu memiliki anak perempuan seusia Welch, dia berlaku sama padanya dulu. Dan, dia berharap anak perempuannya memiliki anak sebaik Welch. Sama-sama menjadi ibu yang baik bagi anaknya.

Isi Surat 2. | Foto: copyright Mirror.co.uk 
Isi Surat 2. | Foto: copyright Mirror.co.uk

Wanita yang tinggal di Plymouth, Devon itu mengatakan bahwa dia memegang surat itu saat tasnya terjatuh, dan ditolong oleh orang asing itu. Welch hanya mengucapkan terima kasih karena telah diambilkan tasnya oleh pria tak dikenal itu. Welch sungguh terkejut membaca surat itu dan merasa tersentuh. Uang yang didapatkan itu disimpan di bank untuk keperluan anaknya. Welch berharap dapat bertemu kembali dengan pria asing yang baik hati itu. Dan, menuliskan status di akun Facebook-nya berharap bertemu dan mengucapkan terima kasih padanya. Karena, terburu-buru turun dari kereta sampai tidak sempat mengucapkan terima kasih.

Surat dan Keluarga Welch. | Foto: copyright Mirror.co.ukSurat dan Keluarga Welch. | Foto: copyright Mirror.co.uk


Welch, ibu tunggal mengurus Rylan sendiri, sedang mencari pekerjaan sebagai teknisi IT. Wanita yang berasal dari Crewe, Chesehire itu mengungkapkan bahwa ingin menangis ketika membaca surat itu. Welch mengira orang asing itu mungkin tidak memiliki akun Facebook, karena usianya yang di atas 50-an tahun. Dia bersyukur bahwa masih ada orang baik di luar sana. Welch percaya orang asing itu telah melihatnya bermain bersama Rylan sepanjang perjalanan. Dia hanya bahagia melihat tawa anak kecil, dan membuat Welch tetap sibuk bersama anaknya. Ketika Rylan bosan dan gaduh dalam kereta maka yang dilakukan Welch menghibur anaknya, ladies. Apa Anda pernah bertemu orang asing yang baik hati?/(vem)

Cukup dengan Sepasang Kaki Ini, Aku Bisa Hidup 'Normal'

Foto: copyright shanghaiist.com  

RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Ah, malu rasanya jika kita mengingat betapa seringnya kita memandang sebelah mata orang yang punya kekurangan fisik. Seolah menganggap hidup kita lebih sempurna dibandingkan mereka yang fisiknya (kita anggap) tak normal. Namun, jika kita kembali mendengar hati nurani kita, kita pasti menangis karena ternyata masih banyak orang yang memiliki kekurangan fisik tapi tetap hidup mandiri.

Salah satunya adalah seorang wanita usia 49 tahun ini. Namanya Bao Aixiang. Dilansir dari shanghaiist.com, kedua tangan Bao tak tumbuh sempurna karena ia menderita polio di usianya yang ke-12. Tanpa tangan yang bisa digunakan sempurna, ia pun tak punya pilihan lain selain menggunakan sepasang kakinya.

Bao juga bisa menyulam dengan menggunakan kedua kakinya. | Foto: copyright shanghaiist.comBao juga bisa menyulam dengan menggunakan kedua kakinya. | Foto: copyright shanghaiist.com


Bao dengan gigih melatih kedua kakinya untuk melakukan semua pekerjaan. Butuh waktu dua tahun hingga benar-benar terbiasa menggunakan kedua kakinya. Selama latihan, ia sering terluka karena irisan pisau hingga kapalan di kakinya. Dan kini, ia sudah bisa memasak, mencuci, menjahit, menyulam, hingga memotong rambut suaminya sendiri dengan kedua kakinya. 
Bao menikah ketika usianya 33 tahun dengan seorang pria bernama Ma Wanwa yang saat itu berusia 54 tahun. Tadinya Bao tak mau menikah dengan Ma karena perbedaan usia yang begitu jauh. Tapi setelah keluarga membujuknya, Bao akhirnya setuju untuk menikah. Pernikahan yang dilangsungkan pada tahun 1999 itu pun masih awet dan langgeng hingga saat ini.

Bao dan suaminya. | Foto: copyright shanghaiist.comBao dan suaminya. | Foto: copyright shanghaiist.com

Oleh penduduk desa, Bao dikenal sebagai wanita yang cekatan. Bao bisa menjaga rumah selalu bersih. Semua pekerjaan rumah tangga bisa ia lakukan dengan baik. Bahkan ia juga tak segan untuk membantu tetangganya yang membutuhkan.

Bao adalah cermin sosok wanita sekaligus istri yang tangguh. Fisiknya mungkin tak sempurna. Tapi keteguhan dan kegigihannya bisa jadi lebih sempurna dari siapapun. Ladies, malu lah kita jika selama ini kita sering mengeluh. Semoga kisah Bao ini bisa jadi semangat kita untuk selalu melakukan yang terbaik dalam hidup kita./(vem)

Aiptu Jailani, Polisi Langka Penilang Istri Sendiri

RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Hari belum terang tanah. Kumandang azan subuh baru saja lewat, di Ahad itu. Di rumah sederhana dalam sebuah gang, Rahmawati sedang berkemas. Istri polisi lalu lintas itu menyisipkan dompetnya ke dalam tas belanja yang tergantung di sepeda motor.

Dari balik pagar rumahnya di Gang 6D, Jalan Jaksa  Agung Suprapto, Gresik, Jawa Timur, Rahmawati mengeluarkan motornya dengan senyap. Dia berusaha tidak membangunkan dua anaknya yang masih terlelap. “Belanja ke pasar sebentar, pulang sebelum anak-anak bangun,” begitu pikirnya.

Di mulut gang, baru Rahmawati menyalakan mesin motor menuju pasar di Simpang Lima Gresik. Setiba di pasar, pembeli sudah ramai. Mumpung anak-anak libur sekolah, dia ingin memasak agak istimewa.

Terlalu asyik belanja Rahmawati lupa hari mulai terang. Bergegas dia keluar pasar dan memacu motornya pulang. Sial baginya, jarum jam sudah menunjuk angka tujuh. Setiap hari Ahad, jalan Jaksa Agung yang menuju rumahnya ada larangan kendaraan bermotor melintas. Car free day itu berlaku selama dua jam sejak pukul 06.00 WIB.

Rahmawati panik, khawatir anak-anaknya sudah bangun sementara dia belum sampai rumah. Sementara suaminya pun sedang bertugas pagi itu. Celingak-celinguk, dia mencari jalan alternatif melewati lorong-lorong kecil di belakang Jalan Jaksa Agung Suprapto, menuju rumahnya.

Rahmawati mengarahkan motornya ke sebuah lorong. Saat hendak masuk ke mulut gang, dua polisi lalu lintas yang berjaga mengenalinya. Mereka segera menghampiri istri Aiptu Jailani, sesama anggota polantas di kota itu. Kedua polisi itu faham kesulitan yang sedang dihadapi Rahmawati.

“Sudah, tak usah lewat gang,” kata salah seorang polisi. Mereka mempersilakan Rahmawati lewat jalan raya itu. Menimbang saran itu, Rahmawati pun mengucap terimakasih dan menjalankan motornya menuju rumah.

Terang saja, semua mata memandang ke arah satu-satunya motor yang melintas itu. Meskipun motor itu berjalan pelan dan menyisir di tepian jalan. Masyarakat yang tengah berolahraga di jalan itu bertanya-tanya. Petugas polantas yang dilewati tak menghiraukan, karena mereka sangat mengenal pengendara motor tersebut.

Baru beberapa ratus meter motor itu melintas, mendadak seorang polantas menghentikannya. Lho…? Rahmawati kaget, lalu menatap wajah sang polisi. Ternyata polisi itu adalah Aiptu Jailani, suaminya sendiri. Tak hanya dinasehati karena melanggar lalu lintas, sang suami juga menerbitkan surat tilang untuk istrinya sendiri.

“Untungnya istri mau mengerti dan memahami tindakan saya,” kata Aiptu Jailani tersenyum geli saat menceritakan kejadian itu kepada reporter merdeka.com, Moch. Ardiansyah.

Cerita tentang polisi yang menilang istrinya sendiri, segera tersebar di kota santri itu. Obrolan menyebar di warung-warung kopi. Jadi banyolan, tapi juga muncul rasa hormat kepada Pak Polisi Jaelani.

Berita itu segera terekspos di media massa. Komunitas Forum Film Jambi tertarik dan membuat film pendek dengan judul “Kisah Nyata Polisi Menilang Istrinya.” Sejak diunggah ke jejaring video sosial Youtube akhir Mei 2914 lalu, film itu telah ditonton lebih dari 800 ribu kali!/(dream).

'Hijab' Dianggap Melenceng dari Agama Islam, Ini Kata Zaskia Mecca

Zaskia  Mecca/ (Fpyp: Budi Susanto)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA -  Film "Hijab" yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo masih menuai kritik. Film tersebut dianggap tak sesuai dengan ajaran agama Islam. Menanggapi kritikan tersebut, para pemeran "Hijab" menggelar jumpa pers di Bilangan Sudirman, Jakarta, Selasa (27/1).

"Kita berkumpul di sini untuk menjelaskan film "Hijab" yang katanya tidak mencerminkan ajaran agama," kata Zaskia Adya Mecca. "Kami menjelaskan bahwa film ini bukanlah film yang menyudutkan Islam tapi lebih kepada kehidupan nyata wanita-wanita berhijab yang modern dan ingin sekali berkreatifitas tanpa interfensi dari sang suami."

Zaskia yang juga turut berperan dalam memproduksi film "Hijab" mengaku sebelumnya sudah mendiskusikan film dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hasilnya ketua lembaga tersebut, Din Syamsuddin, memberi respon positif.

"Beberapa waktu lalu kami mengundang khusus ketua MUI dan menggelar nonton bersama. Alhamdulilah mendapat respon postif dari beliau," beber Zaskia. "Bahkan beliau menghibau kepada seluruh masyarakat untuk berbondong-bondong menonton film 'Hijab' dan berpesan agar tidak bepikiran negatif terlebih dahulu karena temanya."

Senada dengan Zaskia Mecca, Carissa Putri pun mengatakan bahwa film "Hijab" tidak menyinggung pihak manapun dan paham agama Islam. "Dari segi cerita saja tidak menyinggung pihak manapun apa lagi faham agama Islam," kata Carissa. "Ini terjadi nyata di kehidupan sehari-hari malah banyak unsur komedinya yang pastinya menghibur."

Carissa juga menambahkan bahwa film "Hijab" bisa dinikmati oleh semua kalangan bukan hanya muslim saja. juga turut angkat bicara. "Kita tidak mau ada konflik di sini. Banyak yang belum menonton film ini tapi sudah berfikiran negatif. Jadi nonton dulu baru bicara dan jangan berimajinasi," kata Tika. (wk/fn)

Ahok Akan Hadiri Peringatan Maulid Nabi

Ahok Akan Hadiri Peringatan Maulid Nabi
Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama usai melantik ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pemerintahan Provinsi DKI Jakarta di lapangan Monumen Nasional, Jum'at (02/12/2014). (Anhar Rizki Affandi)
 
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dijadwalkan membuka dan mengikuti acara peringatan Maulid Nabi Muhammad di lingkungan Pemerintah Provinsi pada hari ini, Rabu, 28 Januari 2015.

Berdasarkan jadwal resmi yang dilansir laman Humas Pemprov DKI, Beritajakarta.com, acara itu bertema Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Momentum untuk Meningkatkan SDM Aparatur yang Melayani. Dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB di ruang Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.

Namun sebelum menghadiri acara itu, Ahok dijadwalkan menerima Duta Besar Austria untuk Indonesia didampingi Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri di ruang kerjanya pada pukul 08.00 WIB.

Agenda lain yang terjadwal dan akan dihadiri Gubernur adalah menerima penasihat senior Kerajaan Inggris, Lord Powell. Acara itu akan dilaksanakan pada pukul 10.30 WIB atau setelah Ahok menghadiri acara peringatan Maulid Nabi.

Dalam acara penerimaan tamu itu, Ahok juga akan didampingi Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Pemprov DKI, Muhammad Mawardi. Sedangkan penasihat senior Kerajaan Inggris akan didampingi Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik./(vv)

Harga Minyak Dunia Mampu Menguat, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Dunia Mampu Menguat, Ini Penyebabnya
Harga minyak dunia menguat, ini penyebabnya (Business Insider)

RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Harga minyak mentah dunia akhirnya mampu menguat setelah anjlok dalam tiga terakhir. Ini, imbas dari pelemahan dolar dan OPEC yang mengatakan harga minyak kemungkinan akan melesat jika tidak ada investasi baru di sektor produksi.

Seperti mengutip dari kantor berita Reuters, Rabu 28 Januari 2015, dolar melemah terhadap mata uang utama setelah Departemen Perdagangan AS melaporkan pesanan barang tahan lama turun di bulan Desember. Pesanan barang tahan lama turun 3,4 persen dari bulan November.

Sementara untuk pesanan barang tahan lama inti yang tidak memasukkan sektor transportasi juga mencatat penurunan empat bulan beruntun setelah di akhir tahun dilaporkan turun 0,8 persen. Rilis data tersebut mematahkan ekspektasi kenaikan masing-masing 0,6 persen oleh para ekonom.

Minyak ditutup pada level US$45,78 per barel dibandingkan perdagangan kemarin yang berakhir di US$45 per barel. Dengan level terendah harian US$44,81 dan tertinggi US$46,55.

Sebelumnya, Senin 26 Januari 2015, Sekjen OPEC, Abdallah el-Badri mengatakan bahwa harga minyak kemungkinan akan mencapai US$200 per barel jika produsen tidak berinvestasi lagi di sektor produksi. Dan harga US$45 sampai US$55 per barel akan menjadi yang terendah. /(vv)

KOI Rilis Jadwal Perhelatan Asian Games 2018

KOI Rilis Jadwal Perhelatan Asian Games 2018
Jumpa pers Olympic Council of Asia (OCA)dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI)terkait persiapan Asian Games 2018 di Jakarta. (Windi Wicaksono)
 
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Asian Games di Indonesia diputuskan bakal digelar pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Pernyataan itu diumumkan oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, usai rapat koordinasi dengan Olympic Council of Asia (OCA) di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa 27 Januari 2015.

Seperti diketahui, OCA telah berada di Jakarta sejak Minggu 25 Januari 2015 untuk melakukan peninjauan sejumlah venue Asian Games 2018. Setelah menginspeksi, OCA dan KOI kemudian membahas pembukaan dan sampai kapan berlangsungnya Asian Games 2018.
Selain Jakarta, yang menjadi kota utama penyelenggara Asian Games 2018 ada provinsi lain yang juga ikut membantu. Provinsi lain seperti Jawa Barat dan Sumatera Selatan.

"Pelaksanaan Asian Games dimulai tanggal 18 Agustus 2018 sampai 2 September 2018," kata Rita Subowo.

"Pemerintah oke (dukungan Asian Games). Pendanaan juga ada dari pemerintah, dari sponsor juga ada, bantuan OCA juga. Rinciannya tidak bisa kami ungkapkan, " sambungnya.

OCA sendiri menginstruksikan agar Indonesia memperbaiki sejumlah venue sebelum berlangsungnya Asian Games 2018. OCA juga meminta Indonesia membangun tiga venue yakni renang, berkuda, dan velodrome.
/(vv)

Polisi Prancis Tangkap Empat Tersangka Anggota ISIS

Polisi Prancis Tangkap Empat Tersangka Anggota ISIS
Polisi Khusus Prancis (Reuters)
 
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Empat orang ditangkap oleh pasukan khusus Prancis, Selasa, 27 Januari 2015, di selatan kota Lunel, dalam operasi yang dimaksudkan untuk membongkar jaringan jihadis. Demikian disampaikan sumber kepolisian Prancis.

Dilansir Reuters, polisi mengatakan dua dari empat tersangka baru kembali dari Suriah setelah bergabung dengan ISIS. Kota Lunel di kawasan Herault, menarik perhatian setelah 10 warga dilaporkan pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Menurut media Prancis, Midi Libre, empat orang ditangkap dalam penyergapan yang dilakukan pasukan khusus GIPN. Prancis memperketat keamanan setelah penyerangan di Paris yang menewaskan 17 jiwa, awal Januari lalu.

Polisi Khusus Prancis

Sebanyak 12 orang tewas saat tiga teroris menyerang kantor media Charlie Hebdo, pada Rabu, 7 Januari 2015. Para pelaku melarikan diri dan melakukan aksi penyanderaan di dua lokasi berbeda, Jumat, 9 Januari 2015, menewaskan lima orang.

Serangan di Paris memicu keresahan negara-negara Eropa, yang kini mulai memperketat keamanan. Selain Prancis, sejumlah negara seperti Belgia dan Jerman telah melakukan operasi dan menangkap beberapa orang terkait aksi terorisme. (ren)/(vv)

Gadget

Telkomsel

Liburan Ke Jepang

Koleksi Cantik Titi Kamal

Teknologi

Butuh Sewa Mobil?

Butuh Sewa Mobil?
Selamat datang di Radar Indonesia News (www.radar-indo.com) Sampaikan kritik dan saran Anda demi kemajuan kami melalui email: indonesiaradar@gmail.com CC: news@radar-indo.com atau kontak kami di (021) 71792004 / (021) 71795049 dan sms center:081284194434


 
Support : Radar URL Stats ONLINE | Radar Flag Counter | twitter:@radar_indonesia
Copyright © 2013. Radar Indonesia News - All Rights Reserved
Template Created by radar-indo.com Published by radar-indo.com
Proudly powered by radar-indo.com