Latest Post

Seleksi Pimpinan BPK Dinilai Cacat Hukum

Written By radar indo on Sunday, September 21, 2014 | 7:34 PM

Petugas mencatat perolehan suara saat pengambilan keputusan calon anggota BPK RI periode 2014-2019 di Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9).
Petugas mencatat perolehan suara saat pengambilan keputusan calon anggota BPK RI periode 2014-2019 di Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9). (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Komisi XI DPR RI telah menetapkan lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2014-2019. Namun dari lima orang tersebut, ada yang salah satu anggota BPK terpilih yang dianggap bermasalah, yakni Eddy Mulyadi Soepardi.

Berdasarkan Pasal 13 ayat j Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK, salah satu syarat untuk menjadi calon anggota BPK adalah harus meninggalkan jabatan sebagai pejabat di lingkungan pengelola keuangan negara paling singkat selama dua tahun.

Eddy masih diragukan telah memenuhi syarat tersebut. Dia dinilai bermasalah karena diduga dia masih terkait jabatan sebelumnya yakni Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi serta Komisaris di PT Angkasa Pura I.

Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi mengatakan bahwa memang telah ada permintaan konfirmasi dari pihak DPR kepada BPKP menanyakan hal tersebut.

Kemudian sudah ada surat balasan dari BPKP yang mengatakan bahwa Eddy sudah memenuhi syarat itu. Namun Uchok menilai hal tersebut masih belum cukup.

"Tapi konfirmasi masih belum valid, kami minta Bamus (Badan Musyawarah DPR) atau Paripurna untuk lakukan verifikasi lagi ke BPKP atau ke Angkasa Pura," ujar Uchok, yang ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 21 September 2014.

Dia menambahkan, opsi lain untuk memperjelas status dari Eddy adalah meminta fatwa ke Mahkamah Agung. Dengan demikian,bisa ditelusuri kapan terkahir Eddy aktif sebagai seorang pejabat sebelumnya.

Sementara Direktur Indonesia Publik Institute, Karyono Wibowo mengatakan, pemilihan Eddy selaku anggota BPK harus ditinjau ulang. Sebab, Eddy dinilai tidak memenuhi persyaratan administrasi.

"Kalau dipaksakan, tentu hasil pemiilihan itu cacat hukum. Ini jelas pelanggaran," kata dia.

Menurut Karyono, BPK adalah sebuah lembaga yang independen dan bebas dari segala kepentingan. Namun jika dari proses pemilihan anggotanya sudah tidak steril maka BPK dinilai akan sulit untuk bekerja secara independen.

Menghilang


Sementara itu, Uchok Sky Khadafi menilai ada unsur ketidakterbukaan dalam pemilihan Eddy sebagai anggota BPK semakin menguat dengan menghilangnya biodata Eddy dari situs BPKP. Padahal menurut Uchok, dia masih menemukan biodata Eddy di situs web BPKP dua hari yang lalu.

"Sampai 2-3 hari lalu identitas pak Eddy masih ada di website, sekarang menghilang. Berarti ada ketidakjujuran, terkesan tidak jujur dan integitas kurang. Ada upaya menghilangkan jejak," kata Uchok

Dia menuturkan, meski sudah dikonfirmasi dari BPKP bahwa Eddy dinilai sudah memenuhi syarat, namun menurut Uchok, hal tersebut belum cukup. Dia meminta pada Badan Musyawarah atau Paripurna untuk kembali melakukan verifikasi ulang terkait Eddy.

"Kalau Badan Musyawarah atau Paripurna tidak mau, kita minta Jokowi untuk tidak menandatangani SK pengangkatan karena melanggar Undang-Undang," ujar dia. (ms)/(vv-rin)

Dampak Myom Terhadap Kehamilan

(C) thinkstockphotos
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Tidak menutup kemungkinan, adanya myom dalam rahim membuat Anda panik dan takut mengganggu sistem reproduksi. Mungkin, banyak juga dari Anda yang bertanya apakah myom merusak organ rahim, organ di mana janin tumbuh. Apalagi, myom bisa menyebabkan keguguran dan kemandulan pada wanita sehingga Anda takut tidak dapat memberikan keturunan.
 
Lantas, apa bahaya dari myom untuk kehamilan? Apakah penderita myom tidak bisa hamil?
Menurut lansiran dari www.abs-cbnnews.com, myom dapat memberikan dampak yang berbeda pada untuk setiap kehamilan, tergantung pada ukuran dan letak dari myom itu sendiri. Pada dasarnya, penderita myom masih bisa hamil selama myom tidak tumbuh pada bagian di mana embrio tumbuh.

Akan tetapi, myom yang tumbuh dan besar dapat mendesak janin yang ada dalam rahim sehingga penderita dapat mengalami hamil anggur. Bahkan, sering juga myom menyebabkan kelahiran premature karena ukuran janin yang terlalu kecil untuk menampung bayi dan myom sekaligus. Kadang, myom tidak dapat mendesak janin dalam rahim sehingga akan kehilangan oksigen suplai darah. Jika hal ini terjadi, maka penderita akan merasakan sakit yang luar biasa.

Sayangnya nih Ladies, dokter tidak dapat mengambil myom pada wanita hamil dengan alasan dapat membahayakan bayi dalam rahim. Untungnya, myom tidak dapat menyebabkan malformasi atau gangguang kromosom pada bayi. Sehingg, Anda yang tengah hamil tidak perlu terlalu khawatir akan myom ini.

Rizana/vem

Laura Basuki: Selama Belum Punya Anak, Nikmati Traveling Bersama Suami

RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Bagi pasangan suami istri, memang menjadi lengkap kebahagiaan mereka dengan hadirnya seorang anak di tengah-tengah keluarga kecil mereka. Memang anak merupakan dambaan setiap pasangan. Sama halnya dengan selebriti cantik Laura Basuki, yang hingga saat ini belum memiliki momongan.

Belum mendapatkan waktu yang tepat untuk mendapatkan anak, tak membuat Laura menjadi kecil hati. Justru menurutnya, kesabarannya diuji untuk mendapatkan buah hati.

"Gak ada target, dikasihnya aja. Kalau belum dikasih ya gak apa-apa, dibawa santai aja. Saya juga married sama dia adalah hidup sama dia,” tutur Laura Basuki saat ditemui pada acara Popcon Asia 2014 di SMESCO Jakarta Jumat 19 September 2014 lalu.

Menikmati waktu berdua selama belum dikasih momongan, Laura dan suaminya mempunyai waktu dan kegiatan rutin selama liburan untuk traveling keliling Indonesia. Budget khusus untuk liburan sebenarnya tidak disiapkan, alasannya berhemat dan yang penting tidak berlebihan.

"Iya kita rencanakan ke mana gitu, karena mumpung masih berdua jadi kita nikmatin, padahal kita berdua kerja, kalau ga waktu ya pergi berdua", ucap Laura.

"Ke Manado aja, aku berdua udah senang. Terus ke Bali, kita berdua suka pantai. Kalau ke luar negeri, kita nabung dulu, sama-sama kalau udah ada uangnya baru kita pergi,” tambahnya.


Tak hanya melihat keindahan pantai saja, Laura dan suaminya punya tujuan, kalau pergi traveling adalah untuk menikmati sajian kuliner yang enak di manapun mereka pergi. Tak heran jika sudah banyak macam makanan pernah mereka berdua cicipi.

"Kalau pergi berdua, pergi ke manapun pasti carinya makanan. Yang ada tiap jam cari makanan, misalnya kita cuma punya waktu dua hari, jadi kalau dua hari itu kita hajar 10 restoran,” ujar Laura

Saat merencanakan traveling, Laura pun tidak ingin membawa koper yang dapat membuatnya terasa berat, ia lebih memilih tas yang dapat dipakai berdua dengan suaminya.

Gimana Ladies? Seru kan traveling bersama orang yang Anda cintai, seperti Laura dan suaminya. Itu dia cara Laura Basuki mempererat kasih sayang dengan suaminya. /(vem-rin)

Dana Bos Tidak Berjalan,Rehab Kelas Komite Suntik Dana Dari Luar

Foto: Radar Indonesia News
RADAR-INDO.COM, BANYUASIN-Sungguh tragis nasib siswa SDN 28 yang terletak di Desa Kecamatan,Dusun III Pengumbuk Desa Tebing Abang  Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin walau dekat dengan UPTD Pendidikan namun siswa tersebut bejalar dengan posisi berdiri di karenakan mobiler di dua ruangan  sekolah tersebut yaitu kelas I, II dan III sangat minim.

Selain kursi dan meja sudah rapuh,  lantai sekolah tersebut juga tampak bolong-bolong. Sungguh sangat disayangkan sekolah yang terdiri dari 91 orang siswa ini saat dimintai bantuan oleh komite kepala sekolah mengatakan dana BOS tidak cukup untuk membelikan mobiler dan memperbaiki lantai 2 kelas yang saat ini pecah-pecah dan mobiler yang minim tersebut, padahal selama dua tahun beliau menjabat sebagai kepala sekolah priode 2013-2014 jangankan memperbaiki sekolah mengadakan pengecatan tembok sekalipun belum pernah dilakukan untuk sekolah tersebut.

"Saya bingung dengan kepala sekolah SDN 28 ini, selama beliau menjabat kepala sekolah priode 2013-2014 jangankan memperbaiki lantai pecah, siswa belajar berdiri akibat tidak ada kursi saja ia tidak perduli apa lagi melakukan pengecatan dinding, belum pernah selama ia menjabat, lantas kemana uang BOS sebanyak 91 orang siswa ini’’ungkap Ketua komite SDN 28 Rantau Bayur saat ditemui wartawan Sabtu, (20/9)

Dikatakannya selain kelalain UPTD ini juga ke lalain pengawas sekolah. Sekolah yang seharusnya menjadi contoh di Kecamatan namun kenyataannya menjadi sekolah yang terburuk di Kecamatan Rantau Bayur. Oleh karena itu ia berharab Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin dapat segera memeriksa kondisi sekolah tersebut mulai dari tidak transparannya uang BOS, UPTD dan kelalaian Pengawas dalam melakukan tugas. Mustahil jika mereka tidak mengetahui kondisi sekolah yang tidak ada kemajuan sama sekali ini.

‘’Siswanya belajar saja berdiri bagai mana anak-anak kami maupintar,sedangkan mengharapkan uang BOS selama tahun beliau menjabat, belum pernah melakukan rehab atau pengecatan tembok seperti juknis salah satu petunjuk BOS itu sendiri’’harapannya

Terpisa menurut Pengakuan salah satu guru pengajar yang berhasil ditemui wartawan mengatakan bahwa kepala sekolah saat ini sedang mengikuti platihan,ia juga berharab agar sekolah tersebut mendapatkan bantuan.

‘Saat ini kepala sekolah sedang mengikuti platihan jadi saya yang dimandatkan mengantikan beliau. Kami juga sebenarnya sangat berharap kalau sekolah ini mendapatkan bantuan terutama dua kelas yaitu kelas I,II dan kelas III yang kondisinya sangat memperihatinkan selain lantainya pecah-pecah anak-anak juga terpaksa belajar dengan posisi tegak karena mobiler di kelas tersebut sudah tidak layak lagi untuk digunakan’’cetus KL saat menunjukkan ruang kelas yang seperti kandang kerbau tersebut.

Di lanjutkannya ia sudah bosan menasehati kepala sekolah yang selalu mengatakan tidak memiliki uang untuk melakukan perbaikan.

‘’Saya sudah bosan menasehati kepala sekolah. Jangan sampai menjadi masalah, paling tidak setiap tahun itu sekolah ini melakukan pengecatan, namun apa jawabnya? Uang dari mana mau melakukan pengecatan?  Sekolah tidak memiliki dana untuk itu. Selaku bawahan,  ya terpaksa kami diam kalau beliau sudah bilang begitu’’jelasnya menirukan ucapan kepala sekolah.

Senada dikatakana Kadus Dusun III Pengumbuk Desa Tebing Abang kalau dirinya sudah lama prihatin dengan kondisi sekolah tersebut .

‘’Saya sudah lama prihatin dengan kondisi sekolah itu namun karena saya tidak memiliki wewenang untuk melakukan peneguran ya terpaksa saya diam. Paling tidak,  jika ada warga mendesak dan meminta izin untuk mengadakan demo, ya saya persilahkan asalkan tuntutan mereka demi kemajuan sekolah ini’’pungkasnya./AM

Anak Sekolah China Berdiri Sepanjang Hari Karena Tak Punya Kursi di Kelas

Photo copyright Thinkstockphotos.com
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Beruntunglah bila kita dulu masih bisa merasakan duduk di bangku sekolah. Literally, duduk di atas bangku kelas untuk sekolah. Karena di jaman sekarang ini, masih ada anak-anak yang bahkan tidak bisa duduk namun tetap ingin belajar dan bertemu teman-teman seangkatan mereka.

Fakta ini masih ada banyak di dunia, termasuk negara kita sendiri. Dilansir dari Shanghaiist, sebuah sekolah di Shandong, China, terpaksa membuat 35 muridnya yang masih kelas 4 SD, untuk belajar di kelas sambil berdiri sepanjang hari. Hal ini karena sekolah tersebut tak punya biaya untuk bisa memberikan kursi-kursi pada anak-anak didik mereka.

Photo copyright Shanghaiist.comPhoto copyright Shanghaiist.com
Saat mendengarkan gurunya, mereka berdiri. Saat mencatat pun mereka membungkuk sambil tetap berdiri dan menulis. Saat beberapa di antaranya kelelahan, mereka akan berjongkok atau berlutut sejenak meski sambil tetap mencatat pelajaran dari gurunya.

Semangat belajar anak-anak di tengah keterbatasan ini memang membuat salut. Namun, sang guru yang miris dengan keadaan anak-anak ini akhirnya merekam suasana belajar di sekolah dan mengunggahnya di internet. Mereka ingin mengetuk hati relawan yang bersedia memberikan bantuan pada yayasan pendidikan ini.

Photo copyright Shanghaiist.comPhoto copyright Shanghaiist.com

Photo copyright Shanghaiist.comPhoto copyright Shanghaiist.com
Kepala sekolah di sana mengatakan bahwa mereka sudah berusaha sebisa mungkin memfasilitasi anak-anak didik mereka. beberapa kelas sudah bisa mendapatkan fasilitas yang memadai. Namun beberapa lagi masih harus bersabar dan sementara berdiri selama pengajaran berlangsung.

Hal ini cukup ironis, karena jaman sekarang sudah banyak orang yang menikmati kemajuan. Ternyata, masih ada banyak orang yang merasakan keterbatasan terutama dalam pendidikan. Saat ini sekolah tersebut masih berusaha mengumpulkan biaya sambil menerima apabila ada uluran tangan yang mau membantu pemenuhan kebutuhan kursi bagi anak-anak didiknya. /(vem-rin)

Smart Camera dari Panasonic Diklaim Paling Canggih

Panasonic Lumix DMC-CM1
Panasonic Lumix DMC-CM1 (Forbes)
RADAR-INDO.COM JAKARTA - Panasonic menunjukkan eksistensinya dengan menghadirkan Lumix DMC-CM1. Sejatinya, ini adalah ponsel pintar dengan kamera yang dipersenjatai dengan teknologi layaknya kamera kompak.

Fungsi smartphone dalam Lumix ini berbasis Android versi terbaru. Sedangkan teknologi kamera di dalamnya dilengkapi dengan sensor berukuran 1 inci dengan resolusi 20 megapiksel.

Dilansir melalui Forbes Life, Jumat 19 September 2014, peningkatan ukuran sensor ini sudah pasti berakibat pada tingginya kualitas tangkapan gambar. Hasil foto akan lebih jernih dan performa saat pengambilan gambar di lokasi kurang cahaya bisa lebih baik.

Sensor 1 inci merupakan teknologi yang cukup masif bagi sebuah ponsel. Bahkan ukuran tersebut lebih besar ketimbang yang pernah ada di kamera kompak kelas atas. Pasalnya, sensor besar akan berakibat pada ukuran perangkat yang tebal.

Sebagai perbandingan, Apple iPhone 6 menyematkan sensor berukuran 1/3 inci, sebuah ukuran yang banyak digunakan di kamera smartphone premium. Namun Panasonic bisa mengatasi kendala ukuran dan sensor 1 inci tersebut bisa muat di smartphone berukuran layar 4,7 inci.

Panasonic memang ingin memaksimalkan fungsi kamera di Lumix DMC-CM1 ini. Mereka menamakannya Smart Camera. Gabungan kamera kompak dan smartphone high-end, hanya saja bentuknya lebih tipis. Di dalamnya dilengkapi lensa Leica F2.8 28 mm.

Lumix DMC-C1 memiliki desain yang hampir sama dengan Samsung Galaxy K Zoom terbaru. Namun jajaran Samsung Galaxy Camera atau Nikon Coolpix S810 C, yang mengusung platform Android tidak memiliki fitur telepon. Sedangkan Lumix terbaru ini memiliki fungsi telepon, dibantuk layar yang lebar dan platform Android KitKat. (ren)/(vv-rin)

Beberapa Kecelakaan Terjadi di Minggu Pagi

Kecelakaan dua kendaraan di Serpong
Mobil terguling di Jalan Antasari, Jakarta Selatan (Twitter @TMCPoldaMetro) (Twitter @TMCPoldaMetro)
RADAR-NDO.COM, JAKARTA  - Kecelakaan lalu lintas terjadi di beberapa ruas jalan di Jakarta, Minggu 21 September 2014. Petugas kepolisian sudah melakukan penanganan kecelakaan tersebut.

Informasi dari Twitter Traffic Management Center Polda Metro Jaya, kecelakaan dilaporkan sudah terjadi sejak pukul 01.20 WIB yang melibatkan mobil dan dua motor di dekat kampus Swadarma, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Dari foto yang diunggah ke Twitter TMC terlihat mobil tersebut tengah diderek dengan kondisi bagian depan mobil hancur. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Selanjutnya, Mercedes Benz mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak tiang di dekat Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto pukul 03.38 WIB.

Pukul 05.08 WIB, dua truk dilaporkan mengalami kecelakaan di KM 15+800 Tol Bekasi Timur arah Cawang, Jakarta Timur.

Selanjutnya, kecelakaan parah terjadi di depan Villa Melati Mas Serpong yang melibatkan dua kendaraan. Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan terlihat ringsek dan hancur hingga tertinggal sebagian mobil.

Sebuah mobil Honda B 1854 KZM mengalami kecelakaan tunggal di dekat Paradise Jalan Antasari, Jakarta Selatan. Mobil itu terguling hingga kondisi terbalik.

Polisi menghimbau agar selalu menggunakan jalur sesuai ketentuan, dan jangan melawan arus karena rawan kecelakaan. (one)/(vv-rin)

Jasa Marga Kaji Pembayaran Tol Langsung dari Rekening

Pengguna jalan tol saat membeli alat OBU untuk melewati e-tollpass di Jakarta
Pengguna jalan tol saat membeli alat OBU untuk melewati e-tollpass di Jakarta (Ikhwan Yanuar)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - PT Jasa Marga menargetkan bisa memaksimalkan waktu transaksi di gerbang tol milik mereka hingga mencapai satu detik. Padahal, dengan kondisi yang ada saat ini rata-rata transaksi di Gerbang Tol mencapai lima hingga enam detik per transaksi.

Direktur Operasi PT Jasa Marga, Hasanudin, dalam siaran persnya, Minggu 21 September 2014 mengungkapkan ini merupakan komitmen perseroan. Ia melanjutkan, E-Toll card yang saat ini digunakan perseroan juga masih memakan waktu rata-rata 5 detik.

"Total, transaksi harian di tol Jasa Marga Jabotabek sampai hari ini, rata-rata 2,87 juta kendaraan per hari, sedangkan di seluruh ruas tol kami 3,3 juta transaksi per hari," katanya.

Menurut Hasan, dari angka itu, seluruh pintu tol di Jabotabek hanya mampu menampung 2,2 juta transaksi kendaraan per hari. Dengan kata lain, ada potensi sebesar 600 ribuan kendaraan tidak tertampung.

Dengan kondisi seperti ini, transaksi memang harusnya terjadi selama satu detik. Namun, untuk meningkatkan pelayanan, ia mengatakan transaksi akan ditargetkan bisa ditekan hingga kurang dari satu detik. Perusahaan pelat merah ini juga telah menggaet perusahaan pelat merah lainnya untuk bekerja sama.

"Kami sudah menggandeng PT Telkom Tbk untuk merealisasikan rencana itu. Telkom menyanggupi secara teknologi bisa dan ini sudah diterapkan di negara-negara maju di Eropa dan Kanada," katanya.

Dilanjutkan Hasan, sebagai tahap awal, proyek uji coba akan dilakukan di salah satu pintu masuk tol ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) yakni Kalimalang 2. Ditargetkan, pada awal Oktober teknologi ini sudah bisa diujicobakan di Kalimalang 2 dan khusus bagi pemilik e-toll unit OBU (on board unit).

Ia menambahkan, pada perkembangan berikutnya, hal ini bisa dikembangkan dengan sistem pembayaran otomatis melalui rekening bank pemilik kendaraan.

"Jadi, rekening pemilik kendaraan otomatis akan terkurangi saldonya. Jadi, ke depan, tak perlu top up lagi, cukup sediakan uang yang cukup untuk membayar tol di rekening masing-masing, agar perjalanan tidak terhambat ketika menggunakan tol," katanya. (one)/(vv-rin)

Lawan Taiwan, Tim Beregu Putra Indonesia Andalkan Sektor Ganda

Ganda putra andalan Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Ganda putra andalan Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. (badmintonindonesia.org)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  Tim bulutangkis putra Indonesia sudah menyusun strategi khusus pada babak perempat final di nomor beregu Asian Games 2014, Minggu 21 September. Di mana, Indonesia akan mengandalkan sektor ganda guna mendulang poin kemenangan.

Taiwan yang lolos setelah menundukkan Thailand dengan skor telak 3-0, akan menjadi lawan Indonesia. Indonesia akan menurunkan Tommy Sugiarto pada partai pembuka di nomor tunggal.

Disusul pasangan jawara dunia 2013, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Manajer tim bulutangkis Indonesia, Luis Pongoh, berharap keduanya bisa mengamankan poin di partai kedua, begitu pun dengan pasangan Angga Pratama/Rian Agung Saputro.

“Seperti sudah diperkirakan, Taiwan bisa memenangkan pertandingan melawan Thailand. Sebetulnya mau melawan siapapun rumusnya sama, dua ganda harus menang dan kami tinggal mencari satu poin dari nomor tunggal,” ujar Lius Pongoh di situs PBSI.

Akan tetapi, Lius sadar bila Hendra/Ahsan takkan bisa dengan mudah meraih kemenangannya. Pasangan rangking 2 dunia itu diperkirakan akan mendapat perlawanan ketat dari Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin, yang menempati rangking 6 dunia.

Dari 5 pertemuan terakhir kedua pasangan itu, Hendra/Ahsan memang sukses meraih 4 kemenangan. Namun, pada pertemuan terakhir di Malaysia Open Super Series Premier 2014, Hendra/Ahsan dipaksa tunduk dengan skor 21-10, 19-21, 13-21.

“Walaupun kami mengandalkan nomor ganda, lawan juga punya wakil ganda putra yang bagus. Ganda putra punya tugas yang berat untuk ambil dua kemenangan karena di tunggal harapan terbesar ada di Tommy. Mudah-mudahan Jonatan (Christie) dan Ihsan (Maulana Mustofa) bisa membuat kejutan,” sambungnya.

Tim beregu putra menjadi tumpuan Indonesia di cabang olahraga bulutangkis, menyusul tersingkirnya tim putri oleh Jepang dengan skor 0-3. Pertandingan beregu putra Indonesia kontra Taiwan berlangsung di Gyeyang Gymnasium, sekitar pukul 10.00 WIB.
 
Susunan Pemain Indonesia vs Taiwan:

Tommy Sugiarto vs Chou Tien Chen
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan vs Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin
Jonatan Christie vs Hsu Jen Hao
Angga Pratama/Rian Agung Saputro vs Chen Hung Ling/Liao Min Chun
Ihsan Maulana Mustofa vs Hsueh Hsuan Yi
(one)

China Bangun Akselerator Partikel Raksasa

Salah satu bagian dari fasilitas akselerator partikel di CERN, Jenewa.
Salah satu bagian dari fasilitas akselerator partikel di CERN, Jenewa. (Reuters)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Para ilmuwan China sedang berpacu menyelesaikan rencana pembangunan akselerator partikel raksasa, yang setelah dibuat akan membuat semua akselerator lain yang ada di bumi menjadi tidak berarti. Menjadikan China sebagai pemimpin dalam eksperimen fisika partikel.

Fasilitas penghancur partikel yang akan dibangun di bawah tanah kota Beijing, dirancang setidaknya dua kali lipat ukuran akselerator terbesar saat ini yang ada di perbatasan Swiss dan Prancis dekat kota Jenewa, Large Hadron Collider (CERN).

Kompleks akselerator partikel yang akan dibangun China memiliki ukuran keliling 80 Km, atau setara lingkar pulau Manhattan di Amerika Serikat (AS). Akselerator itu  akan diberi nama Circular Electron Positron Collider (CEPC).

China berharap CEPC akan bersinar menjadi sebuah simbol kebangkitan negara itu sebagai kekuatan adidaya dalam hal penelitian ilmiah. "Mesin ini adalah oleh dan untuk dunia," jelas Profesor Gao Jie, salah satu pemimpin proyek pembangunan CEPC dari Institut Fisika Energi di Beijing, yang dikutip dari situs freenewspos.

CEPC dirancang untuk menghancurkan elektron, kemudian proton yang lebih masif, dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Proses itu diharap akan menciptakan kondisi energi luar biasa dalam akselerator, meniru kondisi yang terjadi setelah Bing Bang.

Para fisikawan bertujuan mengeksplorasi asal-usul materi, energi dan ruang-waktu.  CEPC diyakini akan mampu mencapai tingkat energi yang jauh lebih besar dari CERN, dan membantu fisikawan menemukan partikel baru selain yang sudah dipetakan dalam model standar model fisika partikel.

Gerard 't Hooft, pemenang Hadiah Nobel untuk Fisika pada 1999, mengatakan CEPC akan membawa ratusan, bahkan ribuan ilmuan kelas atas dari berbagai spesialisasi berbeda, dari fisika murni hingga fisika eksperimental dan rekayasa dari seluruh dunia untuk datang ke China.

Profesor Hooft adalah fisikawan dari Universitas Utrecht di Belanda, yang selama ini telah menjadi figur utama dalam pengembangan model standar fisika partikel. Teorinya tentang blok bangunan fundamental dan kekuatan alam telah diuji selama setengah abad terakhir pada berbagai akselerator partikel di AS dan Eropa.

Sementara Profesor Arkani-Hamed dari Institut Princeton, mengatakan banyak perusahaan teknologi baru, serta ilmuan dan desainer berorientasi masa depan  akan lahir dari dalam kompleks CEPC./(vv-rin)
 

Gempa Bumi Goncang Manokwari

Ilustrasi gempa bumi.
Ilustrasi gempa bumi. (VIVAnews/Fernando Randy)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Gempa bumi berkekuatan 5,1 skala richter mengguncang Kota Manokwari, Papua Barat, Minggu 21 September 2014. Gempa yang terjadi sekitar pukul 03.27 Waktu Indonesia Timur itu sempat membuat warga panik.
 
Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, pusat gempa berada di 154 kilometer timur laut Kabupaten Teluk Bintuni, 158 km barat daya Kabupaten Supiori, 180 km Kabupaten Tambrauw. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Namun, warga sempat dibuat panik. Sejumlah penghuni di salah satu hotel berbintang di Manokwari yang terletak di Jalan Yos Sudarso, berhamburan keluar hotel untuk menyelamatkan diri. Mereka mengantisipasi gempa susulan.

Getaran gempa juga dirasakan pasien Rumah Sakit Umum Daerah Manokwari. Sejumlah pasien yang masih bisa berdiri dan berjalan dievakuasi dari dalam RS untuk menghindari gempa susulan.

Sebagian besar warga Kota Manokwari juga masih berada di luar rumah. Warga mengantisipasi terjadinya gempa susulan. (one)/(vv-rin)

Koalisi dengan PPP dan PAN, Ini Kata Puan Maharani

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani.
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani. (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Dua partai politik anggota koalisi Merah Putih memberikan sinyal akan merapat ke dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjadi partai pengusung pasangan Jokowi-JK juga terlihat menyambut dengan tangan terbuka kedua partai yang ingin bergabung dalam pemerintahan baru. 
 
Beberapa petinggi Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan terlihat hadir di pembukaan acara Rapat Kerja Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Sabtu 20 September 2014 kemarin.

Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga, Puan Maharani, usai melakukan penutupan Rakernas ke-IV PDIP di Marina Convention Center Semarang, Sabtu 20 September 2014 malam, mengatakan kehadiran kedua partai dalam rakernas menunjukkan ketertarikan untuk bergabung.

Namun, PDIP masih belum melakukan komunikasi lebih lanjut usai pertemuan di Rakernas. Dalam waktu dekat, Puan mengatakan akan terus melakukan komunikasi dengan kedua partai di DPR.

"Mudah-mudahan minggu depan pastinya komunikasi informal akan ditingkatkan (dengan PPP dan PAN), " katanya.

Puan mengatakan, PDIP akan tetap menghormati dan menghargai apapun keputusan politik mereka. Termasuk jika bergabung dengan koalisi Jokowi-JK di pemerintah.

"Tapi, kami berharap untuk tetap bersinergi eksekutif dan legislatif, bukan untuk warna merah putih biru, tapi untuk republik ke depan, " ujarnya.

Sekretaris Jenderal PDIP, Tjahjo Kumolo, mengatakan akan melakukan langkah strategis, jika memang Jokowi telah memberikan sinyal PPP dan PAN akan bergabung di pemerintahan.

"Jika Pak Jokowi telah memikirkan ke sana, maka partai akan menyambutnya dan menindaklanjuti. Kita tinggal tunggu waktunya kapan, " ujarnya. (one)/(vv-rin)

Jangan Merasa Paling Kecil, Lihatlah Dunia Yang Begitu Luas!

Written By radar indo on Saturday, September 20, 2014 | 7:13 PM

Foto: copyright shutterstock.com
RADAR-INDO.COM, JAKARTA - Tak bisa dipungkiri, kita adalah manusia yang kurang bersyukur. Selalu merasa kurang, kurang, dan kurang. Tak pernah menyadari bahwa kita sudah dianugerahi berbagai macam keberkahan. Hanya saja, kita masih merasa kurang.
 
Terbuai oleh kehidupan di dunia. Banyak dari kita yang selalu ingin kaya materi. Menginginkan banyak uang dan menginginkan dunia berada dalam taklulan kita. Kita bekerja siang dan malam mengejar materi dan kadang, kita lupa untuk kesenangan sendiri. Bahkan, kita juga sering lupa tentang kebutuhan dasar kita sendiri seperti lalai akan kesehatan.

Terlalu banyak ambisi yang kita miliki. Apalagi, ambisi akan kekayaan, kekuasaan, dan kebebasan. Selalu, kesenangan yang kita harapkan. Setelah mendapatkannya pun, kadang kita masih saja merasa kurang dan ingin mendapatkan lebih tanpa usaha lebih.
 
 
Lalu, kesenangan seperti apa yang sebenarnya kita inginkan? Padahal, kita sendiri sebenarnya sadar. Tiada pencapaian besar tanpa usaha yang sepadan dan hanya menunggu keajaiban. 
 
Sementara itu, jika kita tak mampu mencapai apa yang diinginkan, kita merasa seolah orang yang paling kecil. Terlebih lagi, jika kita dihadapkan dengan orang-orang yang memiliki kehidupan yang sebaliknya. Mereka dengan pencapaiannya sedangkan kita menunduk karena merasa tak mampu. Pada akhirnya, kita mungkin akan merasakan iri dengan kehidupan mereka. Kita juga lupa, bahwa mereka bisa menggapai yang diinginkan dengan penuh usaha. Sementara kita sendiri sudah sejauh mana kita telah berusaha.

Memang, kita membutuhkan materi. Kita membutuhkan uang untuk hidup, makan, sehat, senang, dan melihat dunia. Ya, tujuan tersebut yang membuat kita semangat bekerja siang dan malam tanpa peduli waktu bahkan kesehatan yang mulai melawan.

Bukan cuma kita, bahkan masih banyak di luar sana yang juga memiliki kehidupan yang sama dengan kita. Yang membedakan, mereka tidak memiliki rasa kurang dan mengejar lebih./(vem-rin)

Raffi Ahmad Bertemu Mantan Pacar, Nagita Slavina Pingsan

Raffi Dan Nagita
RADAR-INDO.COM, JAKARTA  - Nagita Slavina tak menyangka jika calon suaminya, Raffi Ahmad akan bertemu dengan mantan kekasihnya yang bernama Putri. Bedanya, mantan kekasih Raffi ini belum pernah diketahuinya, sehingga artis yang akrab disapa Gigi itu merasa kecewa.

Kejadian itu terjadi saat mereka tampil di acara "DahSyat", Sabtu, 20 September. Gigi mendadak pingsan di sofa dan membuat Raffi panik sendiri. "Sayang, kamu kenapa? Sayang, bangun dong. Gimana nih," kata Raffi di acara yang disiarkan langsung dari Studio Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Saat Gigi sadar, dia berkata, "Kok enggak cerita sama aku? Kamu begitu orangnya. Katanya mau cerita semuanya, tapi enggak". Setelah itu dia kembali pingsan dan membuat Raffi panik lagi.

Namun ternyata Gigi hanya pura-pura pingsan saja. Raffi terlihat jengkel mengetahui perbuatan calon istrinya itu. (wk/dn)

Advertorial

Koleksi Cantik Titi Kamal

Xiaomi? Stock Terbatas

HD Display 2 Front Firing Speakers

VNC Indonesia

Vivall.TV Streaming

Total Reader

Selamat datang di Radar Indonesia News (www.radar-indo.com) Sampaikan kritik dan saran Anda demi kemajuan kami melalui email: indonesiaradar@gmail.com CC: news@radar-indo.com atau kontak kami di (021) 71792004 dan sms center:081284194434


 
Support : Radar URL Stats ONLINE | Radar Flag Counter | twitter:@radar_indonesia
Copyright © 2013. Radar Indonesia News - All Rights Reserved
Template Created by radar-indo.com Published by radar-indo.com
Proudly powered by radar-indo.com